ISL 2015
Jersey Klasik Singo Edan Diserbu Fans
"Stoknya terbatas, karena memang ini sisa musim-musim sebelumnya yang akan dipakai main, sehingga tidak ada stok tambahan lagi jika nanti jerseynya
Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hendra Kusuma
SRIPOKU.COM-Kelesuan kompetisi dan membuat klub tenggelam dalam kegamangan, membuat eksistensi mereka menurun tajam. Namun tidak demikian dengan aktivitas bisnisnya. Arema Indonesia contohnya tetap eksis dengan bisnis jual beli jersey.
Bahkan, jersey original klasik Arema menjadi pusat perhatian Aremania di ajang Ramadhan Fair yang digelar Divisi Bisnis dan Marketing Arema di depan kantor klub. Pihak penyelenggara pun tak menyangka antusiasme pengunjung justru tertuju kepada jersey jadul tersebut.
Sebenarnya, penyelenggara menitikberatkan penjualan kepada jersey Arema musim 2015. Karena masih sepi peminat, mereka pun akhirnya menjual jersey musim 2005 hingga 2014 secara bergantian setiap harinya.
"Jersey yang kita jual ini asli, dan kita jamin originalitasnya, karena memang itu milik Arema. Kami juga memberikan apresiasi kepada Aremania atas larisnya jersey ini," tutur Muhammad Yusrinal selaku Direktur Bisnis dan Marketing Arema seperti dilansir dari situs resmi Arema, Kamis (9/7/2015).
Pria yang akrab disapa Inal ini menambahkan, pembeli jersey mayoritas justru Aremania dari luar kota Malang. Di antara mereka ada pula yang memang menjadi kolektor yang aktif berburu jersey jadul pemain.
"Stoknya terbatas, karena memang ini sisa musim-musim sebelumnya yang akan dipakai main, sehingga tidak ada stok tambahan lagi jika nanti jerseynya habis," pungkasnya.