ISL 2015

Ferdinand:Dia Penguasa Itu Harus Bertanggunjawab

Karena tanpa bola, kita tidak bisa menghidupi keluarga. Kami bekerja keras lewat olahraga, bukan yang lain,"

Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hendra Kusuma

SRIPOKU.COM-Imbas dari pembekuan PSSI pada akhirnya bermuara kepada para pemain dan pelatih yang menjadi korban. Klub-klub yang menaungi pemain memilih melakukan pemangkasan besar-besaran bahkan melepas sejumlah pemain karena tidak ingin bangkrut, seiring dengan ketidakpastian kompetisi.

Para pemain pun menjerit termasuk Kapten tim Sriwijaya FC (SFC), Ferdinand Sinaga.  Ia mengaku, kelangsungan hidup para pemain dan pihak-pihak yang selama ini hidup dari sekbola akan menjadi korban.  Baginya pihak pembuat kebijakan harus bertanggungjawab.

"Mereka terlalu kelewat batas, hingga semuanya ruwet. Kami bisa saja kehilangan pekerjaan. Bagaimana bisa meneruskan kehidupan kami. Bagaimana anak dan istri kami para pemain sepakbola," ujar Ferdinand seperti dilansir dari situs resmi PT Liga Indonesia, Senin (25/5/2015).

Mantan pemain Persib Bandung itu menuturkan, sepakbola adalah kehidupan mereka sama seperti profesi-profesi lain. Bayangkan jika, tiba-tiba mereka kehilangan pekerjaan yang selama ini di dapat dari hasil kerja keras.

"Dia penguasa itu harus bertanggung jawab dengan keluarga-keluarga kami pemain bola. Karena tanpa bola, kita tidak bisa menghidupi keluarga. Kami bekerja keras lewat olahraga, bukan yang lain," tegas Ferdinand.

Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved