Martabak HAR Palembang, Rasa Karinya Nendang
penganan khas ini begitu dinikmati banyak kalangan karena berbeda dengan martabak pada umumnya.
Penulis: Candra Okta Della | Editor: Eko Adiasaputro
SRIPOKU.COM, PALEMBANG- Mencoba kuliner khas Palembang, terasa tak lengkap jika belum mencicipi kelezatan Martabah HAR.
Ya, penganan khas ini begitu dinikmati banyak kalangan karena berbeda dengan martabak pada umumnya.
Bedanya, martabak ini hanya diisi dengan dua buah telur -bisa ayam atau bebek-, lalu diberi irisan daging, tanpa menggunakan daun bawang yang digunakan pada martabak biasa. Klik https://youtu.be/dJJb15BwKRg untuk melihat proses pembuatannya.
Istimewanya hidangan yang satu ini disajikan bersama siraman kuah kari kental. Saat dimakan akan terasa gurihnya.
Kentalnya kari disebabkan oleh kentang yang menjadi salah satu bahan pembuat kuah. Potongan-potongan daging pun menambah gurih si kuah berbumbu ini.
Tampak sederhana, namun rasanya benar-benar istimewa. Sangat nendang di lidah. Apalagi disiram dengan cabai yang dilumuri kecap asin. Hmm, makin bersemangat.
Sebutan HAR pada martabak ini mengacu pada pemiliknya, yakni Haji Abdul Razak. Saudagar berkebangsaan India yang datang ke palembang 1940 dan menikah dengan perempuan asli palembang.
Kemudian pada 7 Juli 1947, HAR membuka warung martabak di rumah mereka, yakni di Jalan Jendral Sudirman (sebelah Hotel Jayakarta), Simpang Sekip, Palembang, Sumatera Selatan.

Di Palembang, ada banyak tempat yang menjual Martabak HAR tersebut. Rata-rata lokasinya berada di pusat kota dan terletak di pinggir jalan utama, Jl Jenderal Sudirman.
Berikut beberapa tempat yang biasa dikunjungi penikmat kuliner khas ini:
1. Martabak HAR Simpang Sekip
Martabak HAR pertama kali berdiri tahun 1974 ini, merupakan cikal bakal martabak HAR di Palembang. Lokasinya yang berada tepat di simpang Sekip, bersebelahan dengan hotel Jayakarta. Strategis dan mudah untuk dicari.
Posisinya yang persis di sebelah kiri Jalan Jenderal Sudirman jika dari arah Jembatan Ampera, dapat ditempuh menggunakan banyak angkutan kota.
Ada angkutan Kota Sekip (warna kuning), Angkutan Kota Palimo (warna merah), bus kota Plaju-KM12, bus kota Plaju-Perumnas (Kuning) atau menggunakan bus Trans Musi yang stop persis di halte Hotel Jayakarta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/martabak-har1_20150521_183852.jpg)