Update SFC
Mulai Bulan Depan dan Seterusnya Gaji Pemain Sriwijaya Dipotong
Makanya dalam RUPS LB itu PT Liga menyarankan setiap klub boleh memangkas kontrak pemain musim ini hingga 75 persen
Penulis: Darwin Sepriansyah | Editor: Hendra Kusuma
SRIPOKU.COM-Berdasarkan hasil RUPS LB (13/5) lalu, memang akan ada rasionalisasi kontrak/gaji pemain. Alasannya karena kompetisi Liga Super Indonesia musim 2015 sudah resmi dihentikan, sejak rapat Exco PSSI (2/5) lalu menyatakan kompetisi distop terkait kondisi force majeure.
Namun demi keberlangsungan klub dan tim, PT Liga tetap akan menggulirkan pertandingan, berupa turnamen pra musim, Piala QNB 2015. Turnamen ini direncanakan bakal berlangsung pada 26/27 Mei mendatang, karena pembagian grup dan jadwal resminya baru akan disusun. Semangatnya, PT Liga dan ke-18 klub tetap memikirkan nasib pada pelatih/pemain, tapi tanpa memberatkan kondisi keuangan/finansial klub itu sendiri.
"Makanya dalam RUPS LB itu PT Liga menyarankan setiap klub boleh memangkas kontrak pemain musim ini hingga 75 persen. Sebab, turnamen yang diikuti juga berbeda dengan kompetisi resmi. Juaranya juga tidak bisa ikut ke AFC," jelasnya.
Menurut Faisal, banyaknya faktor pembeda antara turnamen Piala Liga dan ISL ini, jelas akan berpengaruh pada kondisi finansial tim secara tidak langsung. Target keuntungan yang seharusnya didapat klub dari sektor tiketing juga akan berkurang, karena dari segi pertandingan juga tidak terlalu banyak dibanding kompetisi ISL.
"Makanya kita lakukan opsi rasionalisasi gaji pada pemain. Namun teknis lebih jelasnya Pak Manajer (Robert Heri) yang bisa jelaskan lebih lanjut," ucap Faisal. Sementara Robert Heri yang dihubungi terpisah, telepon dalam kondisi tidak aktif.