BPBD Pagaralam Larang Mendaki Gunung Dempo

Badan Penanggulagan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pagaralam secara resmi menutup sementara jalur pendakian ke Puncak Gunung Dempo.

Tayang:
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Pengumuman penutupan sementara jalur pendakian Gunung Dempo. 

SRIPOKU.COM, PAGARALAM -- Badan Penanggulagan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pagaralam mengeluarkan pengumaman secara resmi tentang penutupan sementara jalur pendakian ke Puncak Gunung Dempo. Hal ini menyusul adanya peningkatan status Gunung Api Dempo (GAD) Kota Pagaralam dari aktif normal menjadi Waspada level II.

Kondisi tersebut karena saat ini masih ada aktivitas diatas kawasan Gunung Api Dempo. Untuk itu pendaki diharapkan tidak mendakati GAD dari radius 1 kilometer dari bibir kawah GAD. Pasalnya sampai saat ini alat Siesmograf mencatat masih terjadi hembusan-hembusan kecil di kawah GAD.

Petugas Pos Pemantau GAD, Mulyadi mengatakan, dari hasil rekaman alat siesmograf masih terekam adanya aktivitas dipuncak GAD. Namun untuk intensitas kegempaan sudah mulai menurun.

"Status Gunung Api Dempo masih waspada, namun saat ini dari rekaman siesmograf kegempaan sudah mulai menurun. Akan tetapi statusnya masih berada di level II atau Waspada," tegasnya.

Meskipun begitu pihak BPBD sudah mengeluarkan pengumumman larangan mendaki Gunung Dempo sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved