Healthy Life

Gambar Bungkus Rokok di Indonesia Kalah Seram dari Luar Negeri

Menurut dia, tujuan utama adanya PHW adalah mencegah munculnya perokok baru.

Tayang:
Editor: Soegeng Haryadi
ISTIMEWA
Ilustrasi 
SRIPOKU.COM, JAKARTA — Penasihat Komisi Nasional Pengendalian Tembakau, Kartono Muhammad, menilai peringatan bergambar atau pictorial health warning (PHW) pada bungkus rokok di Indonesia masih kurang menyeramkan. Kartono membandingkannya dengan gambar bungkus rokok di luar negeri. "Di negara lain ada yang gambar jenazah, seperti di Inggris," kata Kartono di Jakarta, Selasa (28/4/2015). Menurut dia, tujuan utama adanya PHW adalah mencegah munculnya perokok baru. Gambar seram pada bungkus rokok diharapkan dapat membuat remaja berpikir dua kali untuk mulai merokok. "PHW ini diterapkan dan ditujukan agar jangan ada anak muda yang merokok. Tujuannya mengurangi konsumsi rokok," kata Kartono. Selain adanya PHW, menurut Kartono, harga rokok dan cukai juga harus dinaikkan. Rokok pun harus dilarang jadi sponsor suatu acara. Menurut dia, Pemerintah Indonesia sudah sangat lunak terhadap produsen rokok. Meski demikian, banyak produsen rokok yang tidak mematuhi peraturan, seperti masih beredarnya bungkus rokok tanpa PHW, ataupun PHW yang ditutup pita cukai. Pemerintah pun dinilai kurang tegas dalam menindak produsen rokok yang melanggar peraturan. "Pemerintah bikin peraturan, tetapi dilecehkan. Sampai sekarang tidak ada ketegasan menindak karena saling lempar," kata dia. Padahal, rokok sudah jelas membahayakan kesehatan. Tidak ada satu pun manfaat dari merokok.
Sumber: Kompas.com
Tags
Rokok
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved