Tersier Irigasi Muncakkabau Kering Kerontang

Meskipun balai besar wilayah sungai sudah menjanjikan dan menjamin pasokan air pada irigasi muncak kabau

Penulis: Evan Hendra | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Saluran irigasi tersier yang kering kerontang dan tidak mengairi lahan sawah petani. Padahal, jalur irigasi Muncakkabau baru diresmikan oleh menteri Pertanian RI beberapa waktu lalu. 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Petani di Desa Pandanagung, Kecamatan Madangsuku II, Kabupaten OKU Timur mengeluhkan jaringan irigasi tersier yang tidak mengalir sejak selesai dibangun satu tahun lalu.

Padahal jaringan irigasi muncakkabau yang mengairi ribuan hektare (Ha) Lahan sawah petani baru diresmikan oleh menteri Pertanian beberapa minggu lalu.

Meskipun balai besar wilayah sungai sudah menjanjikan dan menjamin pasokan air pada irigasi muncak kabau, namun kenyataannya masyarakat sebagian besar masih memanfaatkan dan mengharapkan air hujan untuk pengairan lahan sawah mereka.

“Irigasi ini selesai dibangun sudah satu tahun lebih. Bahkan sudah diresmikan oleh menteri. Kami sudah melaporkan hal ini kepada pemerintah, namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda irigasi akan mengairi lahan sawah petani,” ungkap Kades Pandanagung Bambang dikonfirmasi Senin (27/4/2015).

Sumber: Sriwijaya Post
Tags
irigasi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved