Rumah Rizal 'Armada' Dibobol Maling
Akibat dari kejadian itu, dikatakan Rizal, kerugian yang dialaminya sekitar Rp 50 juta sampai Rp 60 juta.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Vokalis Band Armada, Rizal (29) terkejut saat mendengar kabar rumahnya yang berada di Jalan Swakarya 1 No H 25 Rt 09/2 Kelurahan Demang Lebar Daun Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, dibobol maling.
Bahkan sang vokalis kelahiran 4 Januari 1986 ini, mengetahui kabar tersebut saat band asal Kota Palembang ini sedang manggung di negara Brunei Darussalam, pada Rabu (08/4) lalu setelah mendapat Short Message Service (SMS) dari sang ayah, Amaludin.
"Ya kaget saat mendapat kabar dari ayah dan saat itu juga saya sedang manggung di Brunei," ujar pencipta lagu Pergi Pagi Pulang Pagi ini saat dijumpai di kediamannya, Selasa (14/4/2015).

Setelah mendapat kabar tersebut, dikatakan Rizal, ia pun belum dapat langsung pulang ke Kota Palembang karena keesokan harinya setelah manggung di Negara Brunei, ia harus kembali manggung di Banjarmasin.
"Karena banyak jadwal jadi saya tidak bisa langsung pulang dan baru hari ini bisa pulang ke Palembang dan rencanya ini besok juga langsung pulang lagi ke Jakarta," kata Rizal.
Akibat dari kejadian itu, dikatakan Rizal, kerugian yang dialaminya sekitar Rp 50 juta sampai Rp 60 juta. Namun, dari kejadian itu, ia sangat berat saat piagam penghargaan peninggalan milik almarhum kakeknya ikut juga diambil pelaku.
"Sebenarnya yang hilang tidak seberapa tapi piagam penghargaan bintang jasa milik almarhum kakek saya itu yang sangat berharga bagi kami. Karena kakek saya kan pahlawan jadi berharga sekali itu bagi saya," ungkapnya.
Sementara itu, menurut keterangan Amaludin (47), rumahnya tersebut sudah selama enam bulan ditinggal ke Jakarta dan hanya dihuni oleh tiga orang kepercayaannya yakni inisial JN, SJ dan AS. Namun disaat JN (25) pulang bekerja, Rabu (8/4) sekitar pukul 16.34. Setiba di rumah, JN sudah melihat pintu belakang rumah dalam keadaan terbuka dan barang-barang di rumah sudah diembat maling yang kemudian langsung mengabarinya dengan mengirim pesan singkat.
"Memang rumah di Palembang ini jarang dihuni, lantaran kami lebih sering tinggal di Jakarta. Namun, dulu sering pulang biasanya setiap dua bulan sekali," terangnya.
Kanit Pidum Polresta Palembang, Iptu Robet P Sihombing menjelaskan, pihaknya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sejauh ini, pihaknya belum dapat memastikan siapa pelakunya. Namun, pihaknya akan memanggil penghuni yang ada di rumah Rizal.
"Dari hasil olah TKP sementara, diduga pelaku masuk dengan cara masuk dari bedeng sebelah rumah Rizal yang tidak dihuni. Kemudian, pelaku masuk ke dalam rumah Rizal setelah berhasil membuka pintu belakang dapur dengan cara membuka 'grendel' melalui celah ventilasi," jelasnya.
Untuk selanjutnya, dikatakan Robert, pihaknya masih akan melakukan pendalaman dengan cara memeriksa saksi-saksi tiga orang yang diberi keprcayaan oleh ayah Rizal untuk menjaga rumah tersebut.
"Kita akan secepatnya memanggil ketiga saksi untuk mengambil keterangan," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/rizal-dimintai-keterangan-setelah-rumah-kemalingan_20150414_172730.jpg)