Liga Champions
Bagi Ancelotti, Diego Simeone Pelatih Hebat Tapi Jadi Ancaman Baginya
Ancelotti merasa terhormat karena berkesempatan bertemu pelatib Diego Simeone, yang dinilainya salah satu pelatih terbaik saat ini.
SRIPOKU.COM, MADRID -- Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti punya dua pandangan berbeda soal pertandingan leg pertama Liga Champions antara timnya dan Atletico Madrid, di Vicente Calderon, Selasa (14/4/2015). Di satu sisi, Ancelotti merasa terhormat karena berkesempatan bertemu pelatib Diego Simeone, yang dinilainya salah satu pelatih terbaik saat ini. Di sisi lain, reputasi Simeone itu adalah ancaman bagi timnya.
"Ia adalah pelatih hebat dan telah menunjukkan hal itu dalam banyak hal. Ia adalah salah sat pelatih terbaik di dunia. Menghadapinya adalah kehormatan bagi saya, tetapi pada saat yang sama, ini juga merupakan masalah," ujar Ancelotti.
"(Atletico) adalah rival yang licin, kuat secara defensif, dan tim yang kepada mereka kami menaruh rasa hormat sangat besar. Mereka berjuang sejak awal laga," tambah Ancelotti.
Simeone melatih Atletico pada Desember 2011 dan masih memiliki kontrak hingga Juni 2020. Selama diasuh Simeone, Atletico meraih satu gelar juara La Liga, satu trofi Copa del Rey, satu trofi Piala Super Spanyol, satu trofi Liga Eropa, satu trofi Piala Super Eropa, dan menjadi runner-up pada Liga Champions 2013-2014.
Bagi Madrid, Atletico menjadi tim yang sulit ditundukkan sejak ditangani Simeone. Dalam enam pertemuan terakhir dengan Atletico, Madrid membukukan rekor dua kali imbang dan empat kali kalah. Madrid terakhir kali menang atas Atletico pada final Liga Champions 2014. Saat itu, Madrid tertinggal lebih dulu, tetapi mengakhiri laga dengan kemenangan 4-1.