Laba PTBA Meningkat 10 Persen
Perolehan laba bersih ini merupakan hasil penjualan batu bara sebesar 17,96 juta ton terdiri dari pasokan untuk pasar domestik sebesar 9,59 juta ton
Penulis: Tarso | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, JAKARTA - Perolehan laba bersih PTBA tahun buku 2014 sebesar Rp 2,02 triliun atau 10 persen lebih tinggi dibandingkan tahun buku 2013 yang hanya sebesar Rp 1,83 triliun.
Pada RUPS yang diselenggarakan di Gedung JS Luansa Hotel and Convention Center, Senin (30/3), Komisaris Utama Agus Suhartono mengatakan, perolehan laba bersih ini merupakan hasil penjualan batu bara sebesar 17,96 juta ton terdiri dari pasokan untuk pasar domestik sebesar 9,59 juta ton atau 52 persen dari total penjualan.
Sedangkan ekspor 8,66 juta ton atau 48 persennya.
"Meski harga batubara global tahun 2014 turun 24 persen, namun melalui optimasi dalam operasional seperti produk brand yang sesuai dengan kebutuhan pasar maka rata-rata harga jual tertimbang naik sebesar 15 persen atau Rp 723, 635 dibanding tahun 2013 sebesar 3p 629,737," jelas Diretur Utama PTBA, Milawarma.
Milawarma menambahkan, prestasi ini telah menempatkan PTBA di urutan teratas antara tambang batu bara nasional dalam hal perolehan laba bersih (net profit margin) sebesar 15,4 persen, laba kotor (gross profit margin) 30,8 persen dan laba operasi (operating profit margin) sebesar 17,7 persen.