Pemkab Empatlawang Dinilai tak Serius Tanggapi Jebolnya Bak Penampungan

Pasalnya, hingga tiga bulan terakhir air bersih belum kunjung dialirkan untuk dimanfaatkan masyarakat.

Penulis: Wiliem Wira Kusuma | Editor: Sudarwan

SRIPOKU.COM, TEBINGTINGGI - Persoalan dugaan ketidakberesan pelaksanaan proyek pengerjaan jaringan air bersih hingga jebolnya pembangunan bak penampungan sarana air bersih Desa Mekartijaya 3B, Kecamatan Tebingtinggi dinilai tak ditanggapi serius oleh Pemkab Empatlawang dalam hal ini instansi terkait.

Pasalnya, hingga tiga bulan terakhir air bersih belum kunjung dialirkan untuk dimanfaatkan masyarakat.

Kades Mekartijaya 3B, Nizan Mustamir kepada Sripoku.com, Rabu (25/3/2015) mengatakan, belum dialirkannya air sejak jebolnya bak penampungan utama, meskipun sudah diperbaiki menjadi keluhan masyarakatnya.

Masyarakat sudah terlalu kesal, karena instansi terkait tidak serius menanggapi keluhan masyarakat ini, hingga fasilitas sarana air bersih ini menjadi bangunan terbengkalai.

"Sepertinya tidak begitu ditanggapi, karena hingga sekarang belum ada solusi persoalan fasilitas publik yang dibangun oleh negara ini. Masyarakat sudah mengeluh dan sudah habis kesabaran menunggu pengaliran air ini," ujarnya.

Dikatakannya, ketidak beresan pelaksanaan pengerjaan jaringan air bersih ini sangat merugikan negara, karena pembangunannya yang menggunakan APBD Empatlawang tahun 2014 itu tidaklah sedikit.

Pihak Pemkab Empatlawang melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya (PU CK) sendiri sudah membentuk tim verifikasi yang hasilnya menemukan adanya beberapa item yang tidak dikerjakan.

Ditakutkan kasus ini "mendingin" karena adanya main mata antara pihak kontraktor dengan pihak terkait.

"Bayangkan sudah tiga bulan berjalan, namun kasusnya mandek. Nah, kita patut mencurigai, mengapa prosesnya terhenti. Padahal, kenyataannya di lapangan tidak ada tindak lanjutnya," tandasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved