Nanan Buru Akik Teratai untuk Buat Keris Dihadiahkan ke Alex

Ia membuat keris dari buat akik bermotif Teratai untuk dihadiahkannya kepada Alex Noerdin.

Editor: Soegeng Haryadi
Nanan Buru Akik Teratai untuk Buat Keris Dihadiahkan ke Alex - keris1.jpg
SRIPOKU.COM/DERYARDLI
Walikota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe saat memberi Gubernur Sumsel, Alex Noerdin sebuah keris dari batu akik motif teratai, Jumat (13/3/2015).
Nanan Buru Akik Teratai untuk Buat Keris Dihadiahkan ke Alex - keris2.jpg
SRIPOKU.COM/DERYARDLI
Keris dari batu akik motif teratai yang dihadiahi Walikota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe ke Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, Jumat (13/3/2015).

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -– Gubernur Sumsel, Alex Noerdin tak menyangka sebelumnya dihadiahi keris, Jumat (13/3). Bukan sembarang keris, karena bahanya terbuat dari buat akik. Tak cuma sarung dan gagangnya, tapi mata keris yang biasa terbuat dari besi berubah menjadi batu akik.

Tren batu akik memang menggeliat seantero Indonesia. Hal ini pul yang menginspirasi Walikota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe. Ia membuat keris dari buat akik bermotif Teratai untuk dihadiahkannya kepada Alex Noerdin.

“Saya cari motif dan bahannya sendiri. Lalu dibawa ke pengrajin di Lubuklinggau untuk ditempa menjadi keris dan diberikan ke pak Gubernur. Keris ini bisa dicabut seperti biasa,” kata pria yang akrab disapa Nanan, usai menghadiri sosialisasi Peraturan Bersama tentang Tata Cara Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam Kawasan Hutan, di Kantor Gubernur Sumsel, Jalan Kapten A Rivai Palembang, kemarin.

Idenya untuk menggosok batu akik teratai menjadi keris muncul ketika mengetahui Alex tak suka mengenakan cincin. Padahal, Gubernur dua periode itu menyukai batu akik yang memiliki aneka ragam. Sebut saja jenis Lavender atau Spritus dari Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) atau King Red Silampari dari Lubuklinggau.

“Saya tahu beliau tak senang pakai cincin, tapi memang menyukai batu akik. Makanya dibuat keris agar menarik. Beliau tidak pernah pesan, ini ide saya sendiri. Selain membuatnya souvenir, agar beliau selalu ingat dengan Lubuklinggau,” ujarnya.

Selain menghadiahi Alex keris unik, Nanan juga memberikan papan nama dari batu akik jenis Sunkiss sepanjang 25 cm. Tulisannya sederhana, hanya nama ‘H Alex Noerdin’. Menurutnya Lubuklinggau memang dikembangkan menjadi sentral pengrajin batu akik.

Apalagi setelah kunjungan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi mengunjungi Lubuklinggau bulan lalu. Dari pengalamannya menggosok batu akik bersama Nanan dan Alex Noerdin, Imam berencana menjadikan batu akik sebagai souvenir saat Asian Games 2018 di Sumsel.

“Kita mendukung rencana Menpora. Mungkin di tiap piala atau souvenir ada batu akik berukuran kecil menempel. Jenisnya bisa bermacam-macam asal dari daerah Sumsel seperti Lavender, Spritus, King Red Silampari, Sunkis atau Teratai,” ucapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved