Anggota DPR RI Singgung Rusaknya Jalan Palembang-Kayuagung
Menurut Hanna, jika Pemprov Sumsel tak mampu memperbaiki jalan tersebut, ia berharap segera diusulkan perubahan status menjadi milik negara.
Penulis: Deryardli | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Komisi V DPR RI mendatangi Griya Agung Jalan Demang Lebar Daun Palembang, Rabu (25/2/2015). Mereka bertemu Gubernur Sumsel, Alex Noerdin membahas hasil dan rencana pembangunan Sumsel ke depan. Terutama menghadapi Asian Games tahun 2018 nanti.
Dari banyak pujian yang dilontarkan angota Komisi V DPR RI karena berhasil Sumsel membangun infrastruktur, namun satu catatan merah diberikan Hanna Gayatri. Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyoroti kondisi jalan Palembang-Kayuagung yang mengalami kerusakan.
"Jalan Palembang-Kayuagung jelek sekali. Itu kan jalan provinsi kenapa belum diperbaiki sampai sekarang. Jalan di dekat itu adalah kampung halaman jadi saya tahu persis kondisinya," ujar HanNa yang juga saudara kandung Ketua Umum PAN, Hatta Radjasa kepada Gubernur Sumsel, Alex Noerdin.
Menurut Hanna, jika Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel tak mampu memperbaiki jalan tersebut, ia berharap segera diusulkan perubahan status menjadi milik negara. Karena dengan begitu pemerintah bisa memperhatikan akses jalan tersebut.
"Coba pak Gubernur usulkan saja jadi jalan strategis nasional. Biar bagus seperti akses jalan dari Martapura ke Kayuagung itu. Jalan Palembang-Kayuagung melewati Rambutan bisa jadi alternatif untuk yang bagus bila Palembang-Indralaya mengalami kemacetan," terangnya.
Hanna mengkritisi kondisi akses jalan Palembang-Kayuagung. Bukan hanya karena menyerap aspirasi dari daerah asalnya, tapi ruang lingkup Komisi V yang meliputi perhubungan, telekomunikasi, pekerjaan umum, perumahan rakyat dan pembangunan pedesaan serta kawasan tertinggal.
Alex yang mendengar komentar Hanna langsung angkat bicara. Menurut Alex, pemerintah pusat akan segera membuka akses jalan tol dari Palembang menuju Kayuagung. Hanya saja tidak melintasi jalan yang sudah ada yakni Desa Rambutan atau Jejawi.
"Kita bukan lagi usul jalan stretegi nasional, tapi dibuatkan jalan tol. Bahkan dimulai tahun ini pembangunannya. Dua hari lalu saya bertemu dengan sejumlah menteri membahas rencana proyek jalan tol tersebut, cuma tidak melewati daerah bu Hanna di Jejawi," tegasnya.
Tak berhenti di situ, Alex langsung meminta perhatian Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU BM) Sumsel, Rizal Abdullah. Alex meminta Rizal segera memprioritaskan perbaikan jalan yang diminta Hanna. Tak panjang cerita dan hanya lewat anggukan kepala, Rizal mengamini instruksi tersebut.