Longsoran Tanah di Jalan Kecamatan Tebingtinggi-Talangpadang Dibersihkan
Tidak hanya itu, sejumlah titik longsor di pinggiran jalan provinsi itu mulai dibangun tembok penahan longsor.
Penulis: Wiliem Wira Kusuma | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, TEBINGTINGGI - Longsoran tanah yang menutupi badan jalan provinsi penghubung Kecamatan Tebingtinggi-Talangpadang beberapa waktu mulai dibersihkan.
Tidak hanya itu, sejumlah titik longsor di pinggiran jalan provinsi itu mulai dibangun tembok penahan longsor.
Longsornya sekitaran jalan provinsi yang notabenenya berada di lereng perbukitan dan daerah aliran sungai (DAS) Musi ini terjadi lantaran tingginya curah hujan beberapa hari terakhir.
Setidaknya sepanjang jalan provinsi penghubung Kecamatan Tebingtinggi-Talangpadang hingga Kecamatan Pendopo terdapat beberapa titik longsor, diantaranya di perbatasan Desa Batupanceh-Ulakmengkudu, Kecamatan Tebingtinggi, selain adanya jalan amblas, di salah satu titik badan jalan ditimbun longsoran tanah dari atas perbukitan sekitar jalan tersebut.
Titik longsor di lokasi lainnya, seperti di ujung Desa Ulakmengkudu, Ujungali, Kecamatan Tebingtinggi, sementara di Kecamatan Talangpadang titik longsor terdapat di Desa Ulakdabuk, Remantai, Kembahangbaru dan beberapa titik lainnya.
"Longsoran tanah yang menutupi badan jalan provinsi di perbatasan Desa Batupaceh-Ulakmengkudu sekarang ini sudah didroser, sehingga tidak licin lagi dan bisa dilalui dengan nyaman. Pun begitu longsor lainnya, sebagian sudah dibangun tembok penahan. Terima kasih kepada pihak media yang telah memberitakan, sehingga hal ini cepat mendapat tanggapan dari pihak Pemprov yang langsung mengambil tindakan," ungkap Rahmat, salah seorang warga kepada Sripoku.com, Rabu (18/2/2015).
Dikatakannya, bila tidak ditindaklanjuti, longsor yang telah menggerus badan jalan ini juga mengancam keselamatan pengendara, karena badan jalan menjadi sempit.
Apalagi seluruh titik longsor ini belum ada tanda peringatan, sehingga pengendara mengetahuinya saat jaraknya sudah dekat.
"Selain longsor badan jalan, beberapa titik juga longsoran berupa batu-batu besar dan napal yang menutup badan jalan kini juga sudah dibersihkan. Meskipun demikian, kita tetap harus waspada, karena melihat intensitas hujan yang cukup tinggi dan memang rawan terjadinya longsor. Sehingga tidak terjadinya hal yang tak diinginkan," ujarnya.