Warga Muba Blokir Jalan
Pemprov Sumsel Janji Perbaiki Jalan yang Rusak
Setelah kita mengadakan pertemuan ini kita akan mengkaji alat berat apa saja yang turun ke lokasi untuk memperbaiki jalan tersebut
Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, SEKAYU - Aksi pemblokiran jalan yang dilakukan oleh warga dua Desa Sanga Desa-Babat Toman beberapa jam atas rusaknya Jalinteng, akhirnya direspon oleh Pemerintah Provinsi Sumsel diwakili Kepala Kesabangpol Sumsel, Richard.
Gubernur Sumsel Alex Noerdin melalui Richard sangat mengapresiasi yang dilakukan masyarakat Sanga Desa-Babat Toman.
Ia menjelaskan bahwa jalan ini di bawah monitoring balai jalan nasional.
"Walaupun jalan ini jalan nasional, tetapi provinsi dan kabupaten mempunyai kewenangan untuk menyampaikan keluhan tersebut kepada pihak yang berwenang," ungkapnya.
Menurut Rihard, setelah dilakukan rapat beberapa waktu lalu bahwa pada bulan Maret nanti akan dilakukan perbaikan secara permanen untuk titik-titik yang rusak dan berlubang.
"Setelah kita mengadakan pertemuan ini kita akan mengkaji alat berat apa saja yang turun ke lokasi untuk memperbaiki jalan tersebut," ujarnya.
Mengenai masalah pembangunan secara menyeluruh, ia telah berkoordinasi dengan badan balai besar jalan dan mendapatkan perbaikan 2 kilometer.
"Kita akan terus melakukan desakan kepada pemerintah untuk memprioritaskan jalan ini untuk diperbaiki secara penuh. Mengenai pengerjaan perbaikan 2 KM paling lambat bulan april mendatang, sedangkan sisahnya terus kami usahakan dalam anggaran," tegasnya.