Indah Hilang Setelah Dijemput Pacar

Dikatakan Irvai, anaknya terakhir dari rumah saat dijemput oleh temannya bernama Gunawan.

Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Salah satu pelajar SMA swasta di Palembang, Indah Aprilia (17), sudah tidak bisa dijumpai keluarganya lagi sejak Selasa (10/2/2015) pukul 17.00. Dari informasi yang diberikan teman Indah, ia terakhir kali dijemput oleh pacarnya di depan Giant Kenten.

Atas kejadian ini, Irvai (34) selaku ayah dari Indah melapor ke SPKT Mapolda Sumsel Rabu (11/2/2015). Ia pun berharap, aparat kepolisian bisa segera mencari keberadaan anak semata wayangnya buah pernikahan dengan Titin (30) tersebut.

Dikatakan Irvai, anaknya terakhir dari rumah saat dijemput oleh temannya bernama Gunawan. Keduanya pergi ke servis laptop yang ada di kawasan Giant Kenten. Indah pergi setelah pulang dari sekolahnya.

"Ia sudah pamit sama saya dan ibunya untuk servis laptop. Ia pergi dengan Gunawan yang memang kami kenal sebagai temannya," kata Irvai, yang didampingi Titin.

Berdasarkan informasi dari Gunawan, lanjut Irvai, Indah dijemput oleh seorang pria yang menurut Gunawan adalah pacar Indah. Keduanya pergi dengan naik motor tanpa teman Indah tahu mau pergi kemana.

Dikatakan Irvai, hal itu ia tanyakan kepada Gunawan setelah beberapa jam pergi Indah tidak pulang ke rumah. Sementara, Gunawan yang pergi bersama Indah sudah kembali ke rumahnya. Sejak saat itu, Irvai mulai cemas anaknya berada di mana dan sedang apa.

"Saya sudah coba hubungi ponselnya, tapi tidak aktif. Sementara, nomor ponsel pacar anak saya, saya tidak tahu. Begitu juga dengan teman-teman anak saya," kata Irvai, yang mengaku tinggal di Jl Pangeran Ayin Komplek Kenten Sejahtera, RT/RW 08/04 Kelurahan Kenten Laut Talang Kelapa Banyuasin Sumsel ini.

Ditanya tentang keseharian pacar Indah, Irvai mengaku tidak terlalu banyak tahu. Menurut Irvai, ia hanya tahu pacarnya itu sudah tamat sekolah dan memiliki pekerjaan. Indah juga jarang membnawa pacarnya itu ke rumah.

Dikatakan Irvai, Indah pamit pergi dari rumah dengan mengenakan baju kaos merah ditutupi jaket biru muda dan bercelana jeans. Tinggi anaknya sekitar 150 sentimeter dan berkulit putih. Irvai sendiri mengaku tidak punya firasat akan adanya kejadian ini.

"Kita sangat cemas sekarang. Selain sudah bertanya dengan teman-temannya, kita juga sudah bertanya ke pihak sekolah. Mereka mengaku sama-sama tidak melihat Indah. Sebab itu, kita lapor polisi," kata Irvai.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Djarod Padakova, membenarkan pihaknya menerima laporan kehilangan ini. Untuk itu, keberadaan Indah akan dicari dan dihimbau kepada masyarakat untuk melapor ke polisi terdekat jika melihat perempuan yang ciri-cirinya menyerupai Indah.

"Bisa juga segera mendatangi kediaman korban. Setelah laporan diterima, anggota akan berusaha mencari keberadaan anak yang hilang itu," kata Djarod.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved