Dua Oknum TNI Terjaring Razia Denpom

Kedua oknum anggota TNI tersebut diamankan di dua lokasi yang berbeda, yakni disalah satu diskotik di Jalan H Barlian dan di Kampung Baru.

Penulis: Sugih Mulyono | Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Untuk mengantisipasi terjadinya tidak kejahatan dan juga kesalahpahaman (salah lirik-red) antara pihak kepolisian dan juga TNI, serta untuk menjaring petugas baik dari TNI maupun Polri yang tidak seharusnya berada di tempat hiburan malam, Detasemen Polisi Militer (Dandem Pom) II/4 Kodam II Sriwijaya, Provos Polda Sumsel, Provos Polresta Palembang, dan Sat Pol PP Kota Palembang, Minggu (25/1/2015) dini hari, menggelar razia gabungan.

Pantuan Sripoku.com di lapangan, setidaknya dalam razia yang dilakukan sebanyak 165 personel gabungan yang dibagi menjadi dua kelompot tersebut, menyisir beberapa tempat hiburan malam di Kota Palembang termasuk Eks Lokalisasi Teratai Putih (Kampung baru-red). Dalam razia itu berhasil menjaring 19 orang pengunjung hiburan malam.

Bahkan dua di antaranya diketahui merupakan oknum anggota TNI yang kedapatan membawa narkoba jenis sabu dan senjata api (senpi), seorang PNS Banyuasin yang tengah bermain perempuan, serta seorang sipil yang juga kedapatan membawa sabu. Sedangkan sisanya diamankan lantaran tidak bisa menunjukkan kartu identitas diri saat diperiksa petugas.

Kedua oknum anggota TNI tersebut diamankan di dua lokasi yang berbeda, yakni disalah satu diskotik di Jalan H Barlian dan di Kampung Baru ketika berada di dalam kamar bersama seorang wanita penghibur dan juga membawa senpi.

Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandem Pom) II/4 Kodam II Sriwijaya, Letkol CPM Rory Ahmad Syembiring seusai melakukan razia mengatakan, razia yang dilakukan pihaknya malam tersebut diutamakan di titik eks lokalisasi Tertai Putih. Hal itu dikarenakan di tempat tersebut sering terjadi tindak kriminalitas.

"Perintah dari Pangdam II/SWJ, maka malam ini kita melakukan razia tersebut. Selain itu, razia ini dilakukan juga menindaklanjuti kejadian yang terjadi beberapa lalu di kawasan eks lokalisiasi Teratai Putih, di mana ada oknum TNI yang menembak kendaraan anggota kepolisian, untuk itu lokasi eks lokalisasi tersebut jadi sasaran utama kita dalam razia ini," jelasnya.

Dalam razia tersebut, dikatakan Rory, selain mengamankan dua oknum anggota TNI, pihaknya juga mengamankan seorang PNS serta seorang warga sipil yang kedapatan membawa sabu. Saat ini keempat yang diamankan masih dalam peroses pemeriksaan pihaknya lebih lanjut.

"Untuk kasus narkoba selanjutnya nanti akan kita serahkean ke pihak kepolisian, saat ini mereka masih kita periksa. Untuk okum TNI yang terjaring razia itu kita proses. Mereka kita tilang secara keanggotaan karena yang bersangkutan telah melakukan pelanggaran kedinasan yang seharusnya itu tidak boleh dilakukan," tegasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved