Gadis ABG Pingsan, Terjaring Razia Berduaan dengan Pria di Penginapan

Saat diamankan, ABG ini diduga berbuat mesum lantaran kedapatan tengah berduaan bersama seorang pria yang belum resmi menikah.

Editor: Sudarwan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Syok setelah terjaring razia yang digelar jajaran Satpol-PP Kota Palembang bersama Badan Narkotika Kota (BNK), Polresta, Denpom II SWJ, Jumat (16/1/2015) sekitar pukul 22.00, seorang pengunjung penginapan tiba-tiba pingsan saat dibawa ke mobil Dalmas.

Gadis ABG ini, berhasil diamankan dari sebuah penginapan yang berada di kawasan Dwikora Ilir Barat (IB) I Palembang.

Saat diamankan, ABG ini diduga berbuat mesum lantaran kedapatan tengah berduaan bersama seorang pria yang belum resmi menikah.

Selain itu, ABG ini diamankan juga lantaran tidak memiliki kartu identitas diri atau KTP.

Berdasarkan pantauan di lapangan, razia yang dimulai pukul 22.00, diawali dengan menyisir Pondok Gossip di Jakabaring, Penginapan Dwi Kora, Hotel Rian Km 9, Cafe Mastaria di Tanjung Api-Api, Cafe Cindy di Tanjung Api-Api, Penginapan Mulya dan Penginapan Timur di Tanjung Api-Api, sedikitnya sebanyak 21 orang yang terdiri dari laki-laki dan perempuan terjaring razia.

Semuanya terjaring lantaran tidak memiliki kartu identitas diri.

Kasi Ops Satpol-PP Kota Palembang, Herison mengatakan, dalam razia yang dinamakan Kamtibmun ini, tim menyisir cafe-cafe, tempat hiburan, penginapan dan kostan yang dianggap sebagai tempat pasangan mesum hingga menjadi keluhan para warga Kota Palembang.

"Tempat yang dirazia kali ini termasuk beberapa pengaduan masyarakat yang resah dan mengeluhkan melalui surat langsung ke Satpol-PP Kota Palembang. Sehingga, adanya laporan tersebut, kami langsung menindaklanjuti agar ketentraman masyarakat terwujud," jelasnya usai menggelar razia.

Dalam razia kali ini, dikatakan Horison, setidanya sebanyak 19 pengunjung yang tak membawa KTP serta dua pasangan yang belum resmi menikah berhasil diamankan.

"Mereka yang terjaring razia ini diberi tindakan, seperti yang tak memiliki KTP mereka didata terlebih dahulu. Sedangkan pasangan yang diduga mesum akan dipanggil orangtuanya," terangnya.

Dengan diadakannya giat seperti ini, diharapkan Horison, masyarakat bisa sadar jika bepergian agar harus membawa KTP. Karena jika terjadi apa-apa, KTP itu untuk keperluan oleh yang bersangkutan juga.

"Razia ini akan terus berlanjut, karena surat dari masyarakat yang dikirim langsung ke Wali Kota juga masih banyak dan akan terus kita tindaklanjuti," tegasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Tags
ABG
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved