Jika Perseteruan Dua Kubu Partai Golkar tak Selesai, AMPI Siap Ambilalih
Kita sebagai anak prihatin. Berharap orangtua kita segera rujuk. Partai tertua ini bisa memiliki pemikiran arif dan bijaksana.
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Belum selesainya perseteruan dua kubu Partai Golkar, membuat AMPI menyatakan siap untuk mengambilalih jika dianggap perlu.
"Kita sebagai anak prihatin. Berharap orangtua kita segera rujuk. Partai tertua ini bisa memiliki pemikiran arif dan bijaksana. Kalau tidak bisa, kader AMPI siap ambil alih melanjutkan orangtua kita," ungkap Sekjen AMPI Wendi Tuswendi pada pelantikan DPD AMPI Sumsel pengurus periode 2013-2018 di Venue Panjat Tebing Jakabaring Sport City, Sabtu (27/12/2014).
Wendi memberikan apresiasi digelarnya pelantikan di luar ruangan. Dari 34 pelantikan DPD AMPI Provinsi ada dua yang di luar ruangan. Sebelumnya di Sulawesi Selatan Benteng Roterdam.
"Sebenarnya AMPI ini anak kandung Partai Golkar sejak 1978. Pernah mengalami pertumbuhan. Selama empat tahun ini kita mengembalikan kebangkitan. Kita hidupkan lagi. Kalau kemarin itu sempat hidup segan mati tak mau. Diharapkan dengan pelantikan ini bisa membangkitkan ke kabupaten/kota. Ini mardiwacana kader bisa kita rekrut tapi tidak bisa kita daftarkan. Dari 34 provinsi. Ada 8 ketuanya PNS yang memang mengabdikan di kepemudaan.
Dulu kita mentargetkan 5 juta kader. Baru 25 persennya. Kerjasama dengan salah satu ansuransi Jiwasraya," kata Wendi.
Selain sebagai ormas pemuda, AMPI juga memberikan peran dalam semua sektor.
"Kita MoU dengan menteri dan lembaga lain untuk itu Ketua Iwan bisa memfollowup. Bukan hanya satgas, tapi elegan berkiprah. AMPI sukses dengan partai golkar. Dari Sumsel ini ada Mas Indra Bambang Utoyo pernah jadi Ketua AMPI. Tokoh yang fenomenal kita sering minta pendapat beliau. Ke depan bisa agar bisa ditelorkan tokoh-tokoh seperti mas Indra ini. Santer mas Indra Bambang Utoyo dan didorong menjadi Ketua Umum Golkar dan Wapres," ujarnya.