Luar Biasa Sumsel Mampu Antarkan Indonesia Hattrick Juara Umum Asia
Fasilitas olahraga terlengkap di Jakabaring. Jadi pantas Indonesia keluar sebagai juara umum,"
Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hendra Kusuma
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Indonesia menjadi juara di perhelatan Asian University Games (UAG) 2014 Palembang. Ini ketiga kalinya (hattrick) Sumsel sebagai tuan rumah membawa Indonesia meraih juara umum di perhelatan Asia.
Jauh sebelumnya di ajang SEA Games, Sumsel sebagai tuan rumah sukses membawa Indonesia meraih juara umum dengan 182 emas, 151 perak, dan 143 perunggu, sementara di ajang Islamic Solidarity Games (ISG) 2013, Bumi Pertiwi meraih juara umum dengan 36 emas, 35 perak, dan 34 perunggu.
Event yang berlangsung 8-21 Desember 2014 itu pun ditutup Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi dan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin didampingi President AUGSC DR Anuar Bin Hasan."AUG 2014 di Palembang selesai dengan lancar dan sukses. Para atlet telah berusaha keras mencapai terbaik," kata Imam.
Selain Imam, President of ASEAN University Games Sport Counsil (AUGSC) DR Anuar bin Hasan turut hadir di penutupan yang berlangsung meriah. Dalam sambutannya, Anuar menyebut pantas Indonesia juara umum AUG 2014."Fasilitas olahraga terlengkap di Jakabaring. Jadi pantas Indonesia keluar sebagai juara umum," kata Anuar didampingi Gubernur Sumsel, Alex Noerdin.
Menpora RI, Imam Nahrawi mengungkapkan, kesuksesan Sumsel menjadi tuan rumah acara menguntungkan Indonesia. Sukses penyelenggaraan acara membuat citra baik Indonesia di negara ASEAN.
"AUG di Palembang selesai, lancar dan sukses. Para atlet berusaha keras mencapai yang terbaik. Terima kasih kepada semua pihak yang membantu, khususnya masyarakat Sumsel menunjukkan kepada negara ASEAN jika Indonesia tuan rumah yang baik," ujarnya.
AUG di Palembang memang bukan pertama kali digelar Indonesia. Bahkan tiga kali mulai Jakarta tahun 1982, Bandung tahun 1990 dan terakhir di Surabaya tahun 2004. Namun, AUG 2014 di Palembang menurutnya, bagai bukti kemajuan yang dimiliki pemerintah dan masyarakat Indonesia.
Sebelumnya, bulutangkis Indonesia menambah dua emas di hari terakhir final di GOR Dempo, Minggu (21/12). Hasil ini membuat Indonesia kokoh di posisi puncak klasemen ASEAN University Game (AUG) 2014. Dengan hasil ini, Indonesia kokoh di puncak klasemen dengan total raihan 66 emas, 78 perak, dan 46 perunggu. Menyusul peringkat kedua Thailand dengan 53 emas, 34 perak, dan 26 perunggu.
Sementara di peringkat ketiga bercokol Malaysia dengan 40 emas, 42 perak, dan 49 perunggu, di tempat keempat Vietnam dengan 27 emas, 15 perak, dan 4 perunggu, dan peringkat kelima Filipina dengan 10 emas, 11 perak, dan 21 perunggu.
Darmansa bagian Media Center AUG 2014 mengatakan, tambahan emas dari bulutangkis ini Indonesia tak terkejar lagi, bahkan sejak H- 1 AUG 2014."Ini hasil gemilang yang dibuat Indonesia, setelah jauh sebelumnya Indonesia juga juara umum di perhelatan ISG (Islamic Solidarity Games) dan SEA Games 2011 lalu," ujarnya.
Suasana penutupan AUG terlihat diguyur hujan, namun acara berjalan lancar, pedangdut Uut Permatasari menghimbur penonton, dengan hitsnya oplosan. Para penonton pun dibuat bergoyang dengan hentakan lagi dangdut dari UUT.
Seperti diketahui dihari terakhir kemarin, total Indonesia meraih dua emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Khususnya di partai perebutan emas di nomor men double dan women single berlangsung seru. Untuk nomor ganda putra (men double) duet Arya M dan Kevin S bermain apik menghadapi ganda Malasyia Kuldip Sing JD dan Mawan S, 3-1 (21-11, 18-21, dan 21-17). Sementara itu, di nomor women single, terjadi all final Indonesia atas nama Febby Angguni melawan sesama Indonesia Aprilia Yuswandari. Febby Angguni menang dengan skor 17-21, 21-15, 20-22.