Kabel PLN di Kawsan Atas Dapur Muaraenim Membahayakan Warga

Warga Tanjungenim khawatir keberadaan kabel listrik tegangan tinggi di kawasan Atas Dapur, Tanjungenim.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Tarso

SRIPOKU.COM, MUARAENIM --- Warga Tanjungenim khawatir keberadaan kabel listrik tegangan tinggi  di kawasan Atas Dapur, Tanjungenim. Sebab selain tergantung rendah,  sebagian terkapar di tanah.

Dari pengamatan dan informasi dilapangan, Rabu (10/12) kondisi kabel listrik bertegangan tinggi diduga  milik PLN ini, tergantung dengan ketinggian sekitar dua meter dari permukaan tanah. Bahkan ada kabel listrik dari kawasan karantina hingga menyeberang ke kawasan Atas Dapur terlihat tergeletak di tanah yang diduga masih dialiri listrik bertegangan tinggi. Padahal lokasi tersebut sangat ramai tempat lalu lalang kendaraan dan pejalan kaki sehingga sangat rentan mencelakakan warga yang lewat.

Menurut Romi (40) Warga Tanjungenim,  kabel tersebut memang letaknya sangat rendah dari permukaan tanah sehingga cukup berbahaya. Apalagi ada sebagian yang tergeletak di tanah.

"Kabel tersebut sudah lama tergeletak, seperti tidak dihiraukan. Kami takut kabelnya ada yang terkelupas dan apinya bocor ke bumi," ujarnya.

Hal senada dikatakan Hadi (25) warga Tanjungenim,  keberadaan kabel listrik tersebut terlihat asal jadi sehingga terkesan semrawut. Apalagi sejak ada relokasi rumah yang ada di kawasan karantina yang direlokasi ke perumahan Bara Lestari oleh pihak PTBA. Padahal sebelum di relokasi, kabel-kabel itu tertata rapi. Dan ia berharap kepada pihak terkait dalam hal ini PLN, agar dapat merapikan dan mengamankan kabel tersebut sehingga aman dari warga yang lalulalang.

Sementara itu Kepala PLN Rayon Muaraenim Merlin Julius Hutagalung saat di konfirmasi mengatakan pihaknya belum mendapat laporan tentang adanya kabel-kabel tersebut.

" Kita belum mendapat laporan adanya kabel-kabel itu. informasinya saja baru kita terima. kita belum tahu apakah itu kabel kita apa kabel milik PTBA, nanti akan kita cek dulu ke lapangan," pungkas Merlin.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved