Warga Sungai Lilin Mulai Kesulitan Air Bersih
Beruntung waduk penampungan yang dibuat pada pengujung tahun kemarin masih cukup banyak air.
Penulis: Candra Okta Della | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, SUNGAI LILIN - Tidak turunnya hujan hampir sebulan terakhir, membuat beberapa warga yang ada di Kecamatan Sungai Lilin mulai kesulitan mendapatkan air bersih, karena sumur mereka sudah mengalami kekeringan. Akibatnya waduk ataupun tempat penampungan air mulai diserbu warga.
Seperti halnya yang dirasakan oleh beberapa warga yang ada di Dusun III Desa Srigunung, sudah hampir sepekan terakhir sumur mereka mulai mengalami kekeringan.
Beruntung waduk penampungan yang dibuat pada pengujung tahun kemarin masih cukup banyak air.
“Untuk di wilayah kita ini sudah sebulan terakhir tidak hujan deras, kalau pun hujan hanya basahi tanah aja tidak bisa menambah penampungan air. Maka dari itu sumur warga sudah banyak yang mengalami kekeringan,” jelas Ujang salah satu warga dusun III Desa Srigunung, Selasa (9/9/2014).
Dijelaskannya sangat beruntung sekarang ini ada waduk tersebut, karena pihaknya tidak perlu repot-repot lagi mencari air. Namun ia menyayangkan beberapa kali terlihat warga dari dusun lain menggunakan tangki mengambil air tersebut, air itu dijual lagi ke warga Srigunung.
“Maka dari itu perangkat desa sudah sempat memberitahukan ke orang tersebut agar tidak mengambil air untuk dijual. Karena air tersebut memang untuk warga srigunung dikita tidak ada sungai sebagai alternative kalau terjadi kekeringan,” jelasnya.
Tidak hanya waduk air yang ada di Srigunung diserbu warga, penampungan air yang ada di simpang talang siku Desa Pinang Banjar setiap sore selalu didatangi warga untuk mengambil air. Bahkan pemerintah desa setempat sudah mempunyai rencana untuk mendalami lagi waduk itu.
“Kebetulan sekarang ini banyak orang yang mengambil air, nah kalau memang sudah surut nanti kita berencana untuk memperdalamkan lagi waduk supaya nanti jumlah air yang tertampung lebih banyak lagi,” jelas Sekdes Pinang Banjar Sukadi.
Sukadi menjelaskan keberadaan waduk diwilayahnya itu sangatlah penting, karena selalu menjadi jalan keluar warga pada saat musim kemarau tiba. Ia menjelaskan waduk tersebut tidak pernah kering.
“Sudah dari dulu kalau musim kemarau pasti banyak warga yang datang ke waduk untuk mengambil air, maka dari itu kedepan kita berusaha agar penampungan air yang ada lebih banyak lagi,” tutupnya.