Sebelum Tersungkur, Sardomo Sempat Tinju Wajah Perampok Beberapa Kali

Korban ditusuk setelah melakukan perlawanan dengan meninju muka serta sempat bergulat dengan pelaku di lantai dapur rumah korban.

Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH -- Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemerintah kota Prabumulih, Sardomo (54), terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Ar Bunda akibat mengalami luka bacok di punggung kanan setelah bergulat dengan rampok yang masuk rumah miliknya, Selasa (26/8/2014) sekitar pukul 01.00. Warga Prumnas Prabumulih Indah Blok F nomor 3610 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih ini, mengalami luka tusuk menggunakan obeng oleh pelaku sedalam enam centi dan menyebabkan harus dioperasi.

Korban ditusuk setelah melakukan perlawanan dengan meninju muka serta sempat bergulat dengan pelaku di lantai dapur rumah korban. Usai melukai, pelaku berhasil membawa kabur ponsel serta cincin emas seberat setengah suku milik korban.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa naas yang dialami Sardomo berawal ketika malam hari dirinya dan istri menonton televisi di ruang tamu. Lalu karena mengantuk korban duluan tidur di kamar sementara istri malah tertidur di depan televisi. Lalu sekitar pukul 01.00 tidur Sardomo terusik dengan suara pintu, mendengar hal itu korban kemudian bangun dan keluar kamar untuk memastikan suara apa sekaligus membagunkan istri untuk pindah ke kamar.

Namun saat di luar kamar, korban justru melihat sesosok tubuh diduga pelaku perampok yang bersembunyi di kamar mandi dapur. Melihat hal itu korban kemudian mengejar dan berusaha meringkus pelaku, korban menarik pelaku dan melayangkan bogem mentah ke muka pelaku. Pelaku yang sempat tersungkur kemudian melakukan perlawanan, seketika terjadi pergulatan antar korban dan pelaku. Merasa terdesak, pelaku kemudian menusuk tubuh korban menggunakan obeng yang diduga digunakan untuk mencongkel jendela samping ruang tamu korban.

Sardomo yang ditusuk kemudian tersungkur dan berteriak minta tolong, sementara pelaku mencoba kabur dengan melewati jendela. Namun sebelum keluar, dua anak korban yang masih kecil membantu Sardomo dengan melakukan perlawanan terhadap pelaku, tetapi tidak terjadi perlawanan berarti dan membuat pelaku berhasil kabur melewati jendela. Sementara korban Sardomo yang banyak mengeluarkan darah tersungkur dan tidak bisa melakukan pengejaran terhadap pelaku. Sardomo yang mengalami luka tusuk dengan obeng dilarikan ke RS AR Bunda Kota Prabumulih.

"Pelaku pakai baju kaos hitam dan memakai anting di kuping sebelah, pelaku kurus. Saat kejadian saya dan dua anak sempat melakukan perlawanan, pelaku beberapa kali saya tinju tapi kemudian membacok saya," katanya.

Menurut Sardomo, pelaku diketahui masuk dari jendela depan ruang tamu depan rumah, disebabkan terdapat bekas congkelan obeng. Korban sendiri mengatakan, jendela rumahnya memang belum dipasang terali sehingga membuat pencuri mudah masuk.

"Di rumah memang sudah sering dimasuki pencuri, terakhir yang hilang uang gaji. Sejak saat itu jendela rumah saya paku mati, tetapi masih dibongkar pencuri, sekarang ini saja pelaku berhasil membawa handphone yang di cas dan cincin yang dilepas dari jari tangan istri," tutur pria tiga anak ini.

Kapolres Prabumulih, AKBP Denny Yono Putro SIK melalui Kapolsek Prabumulih Timur, Iptu Toni Arman ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. "Petugas kita telah melakukan oleh Tempat kejadian perkara, saat ini kita terus selidiki dan lakukan pengejaran terhadap pelaku," tegasnya. (TS)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved