Majikan dan Pembantu Dibunuh Perampok
Pelaku Lebih dari Satu dan Berbagi Tugas
Untuk motif, lanjut Winardi, kuat dugaan modus pelaku hanya ingin merampok isi rumah yang saat kejadian ditempati kedua korban.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Aparat kepolisian menduga motif pembunuh Mariam (60) dan Masnun (45) di Jl Walter Mongonsidi Kelurahan Kalidoni Kalidoni Palembang, Sabtu (23/8/2014) sore murni perampokan. Pelaku yang menghabisi majikan dan pembantunya itu diduga lebih dari satu pelaku.
Hal tersebut dikatakan oleh Kasubdit III Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP FX Winardi. Dilihat dari kondisi korban yang tewas, Winardi menduga pelaku lebih dari satu.
"Mereka berbagi tugas dalam menjalankan aksinya. Apalagi, ada dua penghuni rumah yang jika dihadapi oleh satu pelaku akan sangat kesulitan," kata Winardi, Minggu (24/8/2014).
Untuk motif, lanjut Winardi, kuat dugaan modus pelaku hanya ingin merampok isi rumah yang saat kejadian ditempati kedua korban. Namun, karena tidak ingin dilihat, pelaku menghabisi nyawa Maryam dan Masnun yang saat itu hanya berdua di dalam rumah.
"Sementara kita masih menduga motif perampokan. Tentunya, dugaan tidak berhenti sampai di situ dan akan terus dicari modus pasti si pelaku," kata Winardi.
Dikatakan Winardi, Ditreskrimum Polda Sumsel memang turut membantu Polsekta Kalidoni mencari keberadaan pelaku perampokan yang menyertai aksinya dengan pembunuhan sadis ini. Saat ini, anggota Unit I Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel sudah disebar dengan menurunkan 15 personil dari Unit I yang diketuai Kompol Antoni Hadi.
Masih kata Winardi, bersama dengan Polsekta Kalidoni, pihaknya sudah olah TKP dan memintai keterangan keluarga dan oprang di sekitar kedua korban. Penyelidikan masih akan terus berlanjut dengan harapan pelaku bisa sgera diketahui identitasnya.
"Kita sudah memintai keterangan suami Maryam dan warga yang ada di sana. Namun, karena suami korban masih syok, kita tunda dulu pemeriksaan," kata Winardi.
Selain memintai keterangan saksi, lanjut winardi, beberapa barang bukti berupa pisau dan gunting yang didapat di sekitar lokasi korban sudah diamankan. Namun, Winardi belum tahu apakah benda-benda itu milik pelaku atau pelaku mengambil benda itu di rumah korban.
"Kita juga akan memeriksa sidik jari kalau-kalau ada yang tertinggal. Sejauh ini, hasilnya belum kita ketahui," kata Winardi.
Mariam dan pembantunya ditemukan tewas di rumah Mariam dengan kondisi miris. Selain itu, uang tunai senilai Rp 20 juta dan emas sebanyak 15 suku diduga dibawa lari oleh pelaku perampokan.