Menjelang Subuh, Api Berkobar di Pasar Tanjung Raja Ogan Ilir
diduga api berasal dari korsleting listrik, sebanyak 12 kios Pasar Inpres Blok A1-5 yang berlokasi di Pasar Tanjung
Penulis: Beri Supriyadi | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, IINDRALAYA -- Diduga api berasal dari korsleting listrik, sebanyak 12 kios Pasar Inpres Blok A1-5 yang berlokasi di Pasar Tanjung Raja Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir (OI), Kamis (7/8) sekitar pukul 04.00 luluhlantak dilahap si jago merah.
Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, kebakaran yang melanda Pasar Tanjung Raja pada malam menjelang subuh tersebut, bersumber dari sebuah kios pedagang yang diketahui milik Yanti, menjajakan barang pecah belah berupa piring maupun cangkir. Seketika itu juga, api langsung membesar dan membumbung tinggi sehingga membakar puluhan kios pedagang yang berada tepat di sebelah warung tersebut yang didominasi menjualkan barang-barang berupa pakaian, sepatu, warung manisan, kelontongan dan lain sebagainya.
Dengan dibantu warga sekitar yang terus berusaha memadamkan kobaran api serta tiga unit mobil Pemadam Kebakaran (PBK) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OI dan OKI. Beruntung, api bisa dipadamkan setelah kurang lebih satu jam bahu membahu memadamkan si jago merah.
Akibat insiden kebakaran tersebut, kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah. Darul Kutni (45), yang memiliki tiga kios dagangan berupa sepatu serta satu buah gudang yang semuanya ludes terbakar mengungkapkan, akibat kebakaran yang berlangsung beberapa menit itu, ia mengalam kerugian mencapai Rp 800 juta. Mengingat, hampir seluruh barang dagangannya itu, sudah rata dengan tanah.
"Beginilah pak, habis semua barang dagangan," ujarnya, Kamis (7/8) sembari berharap agar pemerintah setempat segera memperbaiki kios-kios yang telah terbakar itu supaya kembali bisa berdagang seperti biasa.
Sama halnya dengan Wahid (35) pedagang manisan yang kiosnya ludes terbakar dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 100 juta lebih, sementara korban lainnya cukup bervariasi antara Rp100-300 juta.
Terpisah, Kepala pasar Tanjung Raja melalui staf dinas pasar Muhamad Sahri yang berhasil ditemui di lokasi kebakaran mengatakan kejadian kebakaran ini terjadi pada Kamis (7/8) pukul 04.00. Setidaknya, telah menghanguskan sebanyak 12 kios pasar yang merupakan eks kebakaran pada tahun 1997 silam.
Masih beruntung pada insiden ini tidak mengalami korban jiwa, walaupun kerugian materi ditaksir mencapai angka miliaran rupiah.
Kapolres OI AKBP Asep Jajat Sudrajat SIk melalui Kapolsek Tanjung Raja AKP Zaldi MSi menerangkan, sumber api berasal dari kios milik seorang padagang pecah belah yang diketahui milik Yanti. "Dugaan sementara, diperkirakan adanya korsleting listrik dari kios pedagang milik salah seorang warga yang menjajakan dagangan berupa barang-barang pecah belah," kata Kapolsek Tanjung Raja.