Golkar Berebut Rekomendasi untuk Jokowi-JK

Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Golkar pada Agustus 2009 akhirnya memutuskan munas dipercepat pada Oktober 2009.

Editor: Hendra Kusuma

Sebaliknya, adalah hal yang masuk akal jika Aburizal ingin mempertahankan posisinya sebagai Ketua Umum Golkar setidaknya hingga tahun depan. Pasalnya, posisi itu akan membuatnya memiliki posisi tawar untuk ikut terlibat dalam negosiasi pembentukan kabinet Jokowi-JK. Dalam politik, terlibat dalam negosiasi tersebut, apalagi sampai ikut memberikan rekomendasi, mempunyai implikasi yang sangat besar, baik secara politik, sosial, ekonomi, maupun dari segi harga diri.

Akhirnya, perdebatan tentang waktu pelaksanaan Munas Golkar tidak lebih dari bagian pertarungan untuk mendapatkan posisi tawar dan kedudukan di pemerintahan mendatang. Inilah wajah politik Indonesia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved