Sumsel Super League
Tim Papan Atas Ekstra Waspada
"Pada pertandingan melawan BSB nanti, kami harus kembali memetik kemenangan.
Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Hendra Kusuma
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Pertarungan penuh gengsi bakal ditampilkan tim papan atas SSL. Pada pekan keenam ini, Para tim unggulan itu akan bertarung mati-matian, Karena kemenangan akan membuat posisi mereka semakin aman.
PS Bank Sumsel Babel yang semula menjadi tim unggulan, harus menerima kenyataan menjadi kesebelasan pesakitan. Karena dari tiga partai yang dilakobi, hanya mampi mendukang satu point. Pada partai selanjutnya (22/6) mereka kembali menemui jalan terjal, karena akan bertemu tim kuda hitam Palembang All Star.
Diungkapkan pelatih kepala Palembang All Star Subaggio, dia bertekad membawa timnya mengalahkan BSB demi merangsek ke papan atas.
"Pada pertandingan melawan BSB nanti, kami harus kembali memetik kemenangan. Karena jika berhasil mendulang tiga point dapat mengkatrol posisi kami ke papan atas grup a," ujarnya.
Tak kalah sengitnya pada pertandingan kedua, PSM IAIN akan berjumpa Persekeb Kebun Bunga. Meski di pertandingan sebelumnya, IAIN berpesta pora ke gawang Siring agung (14-0). Pada pertandingan kali ini mereka harus waspada.
Kendati menempati papan bawah, kekuatan Persekeb bungan belum teruji. Karena baru memainkan satu laga, dan bermain imbang. Dipastikan, laga lawan IAIN akan dijadikan Wisnu dkk sebagai pembuktian.
Sementara di grup B akan mempertemukan Balit Sembawa vs Maninjau dan salah satu kandidat juara, Sriwijaya Press Commnity (SPC) bersua tim kuat lainnya Bina Sriwijaya. Diakui Arman Pelatih balit Sembawa, meski pada pertandingan nanti lima pemain inti mereka tidak dapat bermain karena membela banyuasin pada liga nusantara, tidak membuat kekuatan mereka menjadi timpang.
"Memang pada laga nanti ada lima pemain kami yang tidak bisa bermain, karena harus membela Banyuasin di Liga Nusantara. Tetapi ketidakhadiran mereka bukan kendala berarti, Karena para pemain pengganti pun cukup sepadan. Karena tim Balit bukan kesebelasan yang mengandalkan individu beberapa pemain, tetapi lebih mementingkan kolektivitas tim," ujarnya.
Performa meawan yang ditampilkan Bina Sriwijaya menjadi perhatian khusus bagi Manajer SPC Andi Peddo. Karena dinilainya, Rachmat cs merupakan lawan berat."SPC bertemu lawan tangguh Bina Sriwijaya. Kami cukup mewaspadai permainan mereka, karena dari tiga pertandingan mereka belim pernah tersentuh kekalahan," ujarnya.
Pertarungan juga akan terjadi pada papan bawah, di mana Persegrata akan berjumpa Manunggal FC. Laga ini akan sangat berarti bagi kedua tim, karena sama-sama belum menyentuh kemenangan.
Diungkapkan pelatih PS Pertamina Soenardi, timnya akan mewaspadai kutukan injury time, dimana kemenangan yang sudah di depan mata harus sirna. Saat bertemu Lempuing FC tujuh Juni lalu. "Kami harus bermain waspada saat bertemu garuda SP Padang, jangan sampai kejadian menghadapi Lempuing terulang kembali,"
harapnya.