Toke Iwak Sungsang Kecopetan di 16 Ilir, 4 Suku Emas dan Rp 7 Juta Lenyap
Dina baru sadar telah dicopet saat berada di kawasan bawah Jembatan Ampera, tempat mangkalnya sopir speed boat.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sungguh apes nasib Yakni Dina (47). Saru saja membeli emas di kawasan Pasar Kuto, tauke ikan yang diketahui warga Dusun Sungsang 4, Sungai Sembilang, Kabupaten Banyuasin, menjadi korban copet.
Akibat kejadian ini, Dina harus merelakan emas seberat 4 suku dan uang Rp 7 juta yang saat itu disimpannya dalam kantong jaketnya, lenyap.
Dina kecopetan di sekitaran Pasar 16 Ilir, Kamis (29/5/2014) sekitar pukul 09.00.
Dina baru sadar telah dicopet saat berada di kawasan bawah Jembatan Ampera, tempat mangkalnya sopir speed boat.
"Ketika saya hendak pulang, di bawah Ampera saat itu istri saya bertanya, mana emas yang baru saja dibeli. Waktu saya cek di kantong jaket sebelah kanan, rupanya tidak ada lagi. Terakhir emas itu masih ada di sekitaran pasar buah 16 Ilir," ungkap Dina saat melapor ke SPKT Polresta Palembang.
Dihadapan petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang Dina menuturkan, ia ke Palembang saat itu untuk menemani istrinya Neng Aya (45) berobat di sebuah klinik di kawasan Pasar Kuto.
Usai mengobati istrinya, ia membeli empat suku emas untuk dipakai istrinya. Tiga suku bentuk kalung, satu suku bentuk gelang.