Sekuriti PT TEL Acam Mogok Kerja Tiga Hari

Bahkan sebelumnya sudah beberapa kali dimediasi dan melakukan pertemuan, namun sepertinya sangat alot sehingga belum menemukan titik temu.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, MUARAENIM -- Karena belum dipenuhinya hak-hak normatif oleh PT Tangkas sebagai perusahaan jasa pengamanan, ratusan sekuriti PT TeL Pulp & Paper, mengancam akan melakukan mogok kerja selama tiga hari, di Kantor PT Tel, Rambang Dangku, Muaraenim. Aksi mogok akan dilakukan selama tiga hari.

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, Senin (28/4/2014), rencana mogok kerja oleh seluruh tenaga sekuriti di PT Tel tersebut, diduga masalah hak-hak normatif seperti Jamsostek dan lain-lain, yang belum dipenuhi oleh PT Tangkas yang memperkerjakan tenaga security tersebut. Padahal kontrak kerja jasa pengamanan mereka akan berakhir pada tanggal 1 Mei 2014, dan akan digantikan oleh perusahaan jasa pengamanan lainnya dari Jakarta.

Bahkan sebelumnya sudah beberapa kali dimediasi dan melakukan pertemuan, namun sepertinya sangat alot sehingga belum menemukan titik temu.

Menurut Kapolres Muaraenim AKBP Mohamad Aris melalui Kabagops Kompol Soetrisno, membenarkan adanya rencana mogok kerja yang dilakukan oleh security PT Tel selama tiga hari mulai dari tanggal 29 April sampai 1 Mei 2014 yang merupakan Hari Buruh.

"Kita berharap aksi tersebut berjalan lancar dan aman serta tidak anarkis. Sebab menyampaikan aspirasi dan pendapat tersebut diatur oleh UU 1945," kata Herman.

Humas PT Tel Shaleh juga membenarkan akan adanya rencana mogok kerja oleh seluruh pegawai keamanan. Diduga penyebabnya karena hak-hak normatif yang minta belum dipenuhi. Mengenai pengaruhnya, tentu PT TeL dirugikan sebab dipastikan sedikit banyak akan menganggu produksi perusahaannya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved