Meskipun Banyak Kejadian, Namun Curanmor di Sumsel Menurun

Seiring maraknya aksi pencurian sepeda motor (Ranmor) yang sering terjadi di wilayah hukum Polda Sumsel akhir-akhir ini, membuat Polda

Editor: Tarso

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Seiring maraknya aksi pencurian sepeda motor (Ranmor) yang sering terjadi di wilayah hukum Polda Sumsel akhir-akhir ini, membuat Polda Sumsel menjadikannya sebagai prioritas utama.

Namun walaupun sering terjadi sksi Curanmor, data yang diterima oleh Polda Sumsel, di tahun ini mengalami penurunan dari tahun lalu.

Hal itu diungkapkapkan langsung Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Djarod Padakova, Selasa (29/4/2014).

"Kasus Curanmor di tahun 2014 menurun jika dibandingkan di tahun 2013. Dari data yang diterima, di tahun 2013 pada Bulan Januari-Februari Polda sumsel menerima 486 kasus ranmor, sementara di tahun ini pada bulan yang sama ada 441 kasus," kata Djarod saat ditemui di ruangannya.

Masih kata Djarod, walaupun laporan kasus mengalami penurunan, namun kasus curas dan curat tetap menjadi prioritas Polda sumsel untuk penanganannya.

"Kasus curas dan curat tetap menjadi prioritas utama, terlebih jika pelakunya mengunakan senjata api rakitan yang tidak mempunyai surat izin," terangnya.

Dilanjutkanya, jika Polda Sumsel akan melakukan langkah-langkah khusus dan  tegas dalam menindak pelaku kriminal agar tidak meresahkan masyarakat.

"Untuk itu Polri tidak bisa bekerja secara sendiri, kami butuh bantuan masyarakat untuk menekan angka kriminal yang sering terjadi di wilayah Polda Sumsel," tegasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved