Harga Karet Anjlok, Rp 4.500 Perkilogram

Penurunan harga karet membuat pihak agen karet mengalami kesulitan dalam menjual karet mereka.

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Beberapa pekan terakhir ini harga jual Karet di Pagaralam anjlok. Jika sebelumnya harga karet mencapai Rp 14.000 sampai Rp 18.000 perkilogram, namun saat ini harga jual karet hanya Rp 4.500 perkilogram.

Kondisi tersebut membuat para petani kepusingan. Dengan harga tersebut para petani tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi yang sama dialami para agen karet. Penurunan harga karet membuat pihaknya kesulitan menjual karet mereka. Belum lagi stok karet mereka yang lama masih bayak yang belum dijual. Hal tersebut membuat para agen dipastikan akan merugi jika menjual karet mereka dengan harga jauh lebih murah.

Ismanto (56) seorang petani karet di Kecamatan Dempo Selatan mengatakan, anjloknya harga jual karet tersebut sudah terjadi sejak seminggu terakir ini membuat pihaknya merugi. Selain harganya murah saat ini para agen juga enggan membeli karet.

"Dengan harga Rp 4500 perkilogramnya membuat kami pusing Pak. Kita hanya mengandalkan tanaman karet untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," ujarnya.

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, Jumat (21/3/2014), harga karet di Kota Pagaralam saat, yaitu untuk karet harian dihargai Rp 4.500 perkilogram. Sedangkan Karet mingguan Rp 6.200 perkilogram dan karet bulanan Rp 9.000 perkilogram. Harga tersebut masih melihat dari kualitas karetnya, bila kualitasnya baik bisa stabil, tapi jika kualitasnya turun, maka harganya akan lebih murah.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved