Tasril Ditemukan Tewas Mengenaskan
Jenazah Tasril ditemukan dengan posisi terlungkup di tanah dengan kepala nyaris putus dibagian bawah dan bokong di bagian atas.
SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Sesosok mayat diduga merupakan korban mutilasi ditemukan tewas mengenaskan di kebun karet di kawasan Simpang Muara Tiga Kelurahan Anak Petai Kecamatan Prabumulih Utara kota Prabumulih, Senin (17/3/2013) sekitar pukul 17.30. Pria yang tewas tersebut diketahui yakni Tasril bin Jenarap (57), warga Dusun Prabumulih Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih.
Saat ditemukan, mayat dalam kondisi mengenaskan, leher terjuntai nyaris putus, tangan, kaki kiri dan kaki kanan juga nyaris putus diduga akibat dibacok senjata tajam. Jenazah Tasril ditemukan dengan posisi terlungkup di tanah dengan kepala nyaris putus dibagian bawah dan bokong di bagian atas. Korban saat ditemukan mengenakan baju partai warna putih dan celana pendek warna coklat.
Jenazah mengenaskan ini pertama kali ditemukan anaknya Ferry Irawan (30), yang curiga ayah kandungnya tidak kunjung pulang dari kebun karet. Informasi yang berhasil dihimpun, penemuan mayat yang tewas mengenaskan tersebut berawal ketika korban Tasril pergi ke kebun karet sekitar pukul 04.30 pajar. Selanjutnya hingga sore korban tidak kunjung pulang ke rumah, padahal hari-hari biasa korban pulang usai menyadap karet sekitar pukul sekitar pukul 15.00.
Curiga dengan hal itu, anak korban yakni Ferry kemudian menyusul ayahnya ke kebun karet untuk memastikan apa yang terjadi terhadap bapak kandungnya tersebut. Tiba di kebun karet, Ferry terkejut bukan kepalang karena mendapati ayah kandungnya tersebut terlungkup dengan posisi kepala leher nyaris putus, begitupun tangan kiri dan kaki kanan dan kaki kiri.
Mendapati hal itu, Ferry kemudian memanggil warga dan meminta bantuan warga. "Pagi tadi (kemarin-red) korban ke kebun karet, namun tidak kunjung pulang hingga sore. Keluarga bingung tidak kembali, setelah itu kemudian menyusul korban ke kebun ternyata ditemukan terlungkup di kebun," ujar Rudi (44), yang merupakan Linmas Kelurahan Anak Petai ketika dibincangi wartawan saat mengantar jenazah Tasril ke kamar mayat RSUD Prabumulih.
Sementara, menantu korban, Syarif mengatakan saat ditemukan korban tak jauh dari ember hasil sadap yang berisi setengah getah karet, saat ditemukan korban tanpa membawa senjata tajam, kehilangan barang atau hal lainnya.
"Korban biasa pergi ke kebun karet jalan kaki dan sendirian, biasanya pergi pajar dan pulang sore, namun saat kejadian tidak pulang-pulang lalu kita cari, ternyata telah tiada," ungkapnya sedih.
Kapolres Prabumulih, AKBP Denny Yono Putro SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Khalid Zulkarnain SIK membenarkan adanya temuan. "Magrib kita mendapat laporan dari masyarakat jika adanya mayat, kondisi leher robek, kaki, badan diduga luka akibat benda tajam," ujarnya seraya dugaan pelaku sementara ini sedang didalami, disebabkan lokasi penemuan jauh dan saat ini akan dikejar. (TS)