SFC Update
Kone Puji Teja Paku Alam
Rupanya diam-diam Kone memperhatikan Teja saat latihan di gelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, home base nya Laskar Wong Kito.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Belum pernah turun satu kalipun saat timnya Sriwijaya FC mengarungi Indonesia Super League (ISL) musim ini, nama Teja Paku Alam tetap dipuji oleh sang kapten, Lancine Kone.
Memang sudah tujuh kali pertandingan yang telah dilakoni SFC musim ini, dan tak satu pertandingan pun dicicip oleh pemain asal Padang itu. Namun rupanya secara diam-diam Kone memperhatikan Teja saat latihan di gelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, home base nya Laskar Wong Kito.
"Teja kiper yang bagus karena menurut saya Teja mempunyai catching bola yang bagus," katanya.
Selain kepiawaiannya dalam menangkap bola saat musuh-mush datang menyerangnya, postur tubuhnya yang ideal pun menurut Kone memang sangat cocok jika Teja diposisikan untuk seorang kiper.
"Apalagi dia kan masih muda, dan masih punya waktu untuk menjadi kiper yang handal," tambahnya.
Teja Paku Alam adalah salah satu pemain jebolan SFC U-21 yang pernah membawa Laskar Wong Kito Mudo menjadi juara Indonesia Super League (ISL) U-21 musim lalu bersama dengan Rizky Dwi Ramadhana, Hapit Ibrahim, Ichsan Kurniawan dan Rifan Nahumarury yang saat ini sudah bergabung bersama dengan tim senior.
Memang saat ini yang menjadi andalan SFC adalah Fauzi Toldo yang selalu turun dari menit awal untuk mengantisipasi kekalahan dan banyaknya gol yang bersarang di Laskar Wong Kito. Pelatih kepala SFC, Subangkit mengatakan bahwa kemampuan Teja tak kalah bagus dari Selsius Gebze yang merupakan kiper lapis kedua setelah Toldo. Oleh sebab itulah jika kondisi memungkinkan saat pertandingan digelar, nama Teja pun akan menjadi pilihannya untuk diturunkan.
"Terus terang saya ingin memberikan jam terbang yang banyak untuk Teja karena dia bagus dan saya kira sudah setara dengan Selsius Gebze," tambahnya. (TS)