Yuli Batal Beli Jilbab Idaman

Kejadian terjadi saat berada di Jalan Rustam Effendi tepatnya di depan pusat perbelanjaan Megaria.

Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Nasib malang dialami Yuli Sartika(23), seorang karyawan kontraktor PT Chandra Tex. Ia kaget ketika hendak berbelanja karena dompet yang ada dalam tasnya telah raib diduga akibat kecopetan. Akibat kejadian itu ia terpaksa mendatangi Sentra Pelayanan kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolresta, Minggu (16/3/2014) pukul 13.00.

Di hadapan petugas Yuli yang ditemani temannya menuturkan, kejadian terjadi saat berada di Jalan Rustam Effendi tepatnya di depan pusat perbelanjaan Megaria.

"Saat itu saya sedang membeli jilbab Pak, tetapi saat hendak membayar jilbab itu dan mengambil uang di dompet, ternyata dompet saya hilang. Jujur Pak, saya malu saat itu. Ketika dilihat tas saya sudah disilet orang. Karena tidak ada uang saya batal membeli jilbab yang saya inginkan," ujar Yuli, saat ditemui SPKT Mapolresta.

Ia menambahkan, akibat kecopetan Yuli harus kehilangan dompetnya, KTP, SIM C, ATM BRI, ATM Sumsel serta uang sebesar Rp 200 ribu. Dirinya melaporkan kejadian tersebut dan membuat surat keterangan kehilangan untuk digunakan sebagai pengantar untuk membuat kembali SIM, KTP, dan ATM.

"Tadi memang aku sudah curiga pak, ada ibu-ibu yang memepet saya saat sedang jalan. Tetapi saya tidak tahu kalau ibu-ibu tersebut memegang silet untuk menyilet tas aku dan mengambil dompet. Tetapi sudahlah yang penting saya idak apa-apa," kata Yuli warga Jalan Malaka 2 No 128 Kelurahan Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved