Fly Over Jakabaring Terhambat Pembebasan Lahan dan Anggaran
"Memang benar, masih ada tiga pilar lagi yang belum dikerjakan (berdiri). Karena masih ada pembebasan
Penulis: Welly Hadinata | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM,PALEMBANG - Selain menunggu anggaran dana yang belum cair, terhentinya pengerjaan proyek pembangunan fly over Jakabaring juga disebabkan pembebasan lahan yang tuntas sepenuhnya. Akibatnya pengerjaan tahap awal yang ditargetkan selesai pada bagian bawah, tidak semuanya bisa diselesaikan.
Terbukti terdapat tiga pilar (tiang utama) fly over yang sampai saat ini belum berdiri tegak.
Masalah pembebasan lahan yang belum selesai ini dibenarkan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Pembangunan Fly Over Jakabaring Dinas PU BIna Marga Propinsi Sumsel Ir Joko Saputra.
"Memang benar, masih ada tiga pilar lagi yang belum dikerjakan (berdiri). Karena masih ada pembebasan lahan yang belum selesai, sehingga tiga pilar belum bisa dikerjakan," ujar Joko, ketika dihubungi Sripoku.com Selasa (4/3/2014).
Dikatakan Joko, pada tahap awal pengerjaan proyek pembangunan fly over, seharusnya kontruksi bagian bawah fly over semuanya sudah dikerjakan dan selesai. Termasuk tiga pilar sebagai tiang utama fly over. Lokasi lahan yang statusnya belum dibebaskan, di kawasan Jalan Gubernur HA Bastari Jakabaring tepatnya sepanjang jalan depan Kantor DPRD Kota Palembang.
"Kalau masalah pembesasan lahan saya bukan yang berwenang, karena dulunya ada Tim 9 dari pemerintah Kota Palembang yang mengurusnya. Mengenai waktu kapan pengerjaan kembali dilanjutkan, saya juga belum tahu," ujarnya