Tiga Suporter SFC Kedapatan Bawa Molotov

Ketiga tersangka diamankan saat digelar jajaran Kepolisian Polsekta IT II di Jalan RE Martadinata tepatnya di Simpang Gembira.

Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tiga suporter pendukung Sriwijaya FC (SFC), diamankan jajaran Kepolisian Polsekta Ilir Timur (IT) II Palembang. Ketiganya diamankan karena tertangkap tangan membawa bom molotov yang disimpan di dalam jok sepeda motor.

Ketiganya yakni Fj (14), Rd (14) dan Fm (17) yang masing-masing masih berstatus sebagai pelajar di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Diamankannya ketiga tersangka tersebut berawal dari razia yang digelar jajaran Kepolisian Polsekta IT II di Jalan RE Martadinata tepatnya di Simpang Gembira, Sabtu (1/3/2013) sekitar pukul 16.00.

Saat razia berlangsung, ketiganya hendak menyaksikan pertandingan persahabatan antara SFC vs Perak FA dari Malaysia di Stadion Gelora Jakabaring Palembang, bersama rekan-rekannya yang lain. Mereka mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125 milik Fr dengan membawa bendera SFC melintas di jalan tersebut.

Merasa curiga, polisi yang sedang menggelar razia langsung menghentikan laju sepeda motor tersebut dan melakukan pemeriksaan terhadap ketiganya. Saat diperiksa tidak ditemukan apa-apa pada diri mereka.

Petugas pun langsung melanjutkan pemeriksaan terhadap sepeda motor yang mereka kendarai. Saat diperiksa benar saja, Polisi menemukan satu buah bom molotov yang dirakit dengan menggunakan botol bekas soda.

Mendapatkan hal itu, ketiganya dan barang bukti satu buah sepeda motor dan bom molotov langsung diamankan ke Polsekta IT II guna pemeriksaan lebih lanjut.

Fm (17), salah satu pelajar yang bersekolah SMK tersebut mengatakan, dirinya membawa bom tersebut hanya untuk berjaga-jaga dan tidak ada maksud apa-apa.

"Kami buat bom itu saat di jalan ketika akan pergi menonton bola dan baru pertama inilah kami membuat dan itupun hanya karena iseng saja," jelasnya.

Sementara itu Kapolsekta IT II, Kompol Yoga Baskara Jaya melalui Wakapolsek Rachmad S Pakpahan mengatakan, ketiga tersangka diamankan saat menggelar razia rutin.

"Ketiganya kami amankan lantaran terbukti membawa peledak jenis bom molotov, kami akan memagil ketiga orang tuanya agar mereka tau apa yang dilakukan anaknya jika di luar rumah," terangnya.

Tags
SFC
molotov
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved