Satpam Alih Profesi Jadi Jambret
Kedua sekuriti tersebut malah menjambret di kawasan Talang Kiranggo Kecamatan Ilir Barat (IB) II Palembang.
Penulis: Sugih Mulyono | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sungguh memalukan apa yang dilakukan dua orang sekuriti Perumahan Sekojo Indah Residen yakni Yopi Arisandi (20) dan Aldi Musel (21). Keduanya seharusnya bertugas mengamankan warga dari kejahatan, namun malah sebaliknya. Kedua sekuriti tersebut malah menjambret di kawasan Talang Kiranggo Kecamatan Ilir Barat (IB) II Palembang.
Kedua tersangka yang merupakan warga Jalan Urip Sumarjo Kel Kalidoni diamankan di lokasi berbeda oleh Tim Buser Polsek IB II Palembang. Selain berhasil mengamankan tersangka, Polisi pun berhasil mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Honda Beat warna putih Nomor Polisi BG 5741 TK yang digunakan tersangka untuk melakukan aksi tersebut serta dompet warna ungu yang berisikan STNK, SIM C, Kartu Jamsostek, KTP, Kartu Visa dan 1 unit HP Back Berry warna putih ditambah dua ATM Bank BNI telah dibobol pelaku, sementara 1 unit ponsel Samsung milik korban hilang lantaran terjatuh. Barang bukti tersebut merupakan milik korban atas nama Nurul Aini (27), warga Jalan DR M Hatta RT 13/4 Kecamatan Baturaja Timur
Kejadian terjadi pada Sabtu (11/1/2014) sekitar pukul 23.30 lalu. Sementara korban melapor sekitar pukul 24.30 dengan nomor laporan LP/10/I/2014. Kejadian berawal saat Nurul bersama sang pacar melintas menuju TKP, melihat target mereka melintas pelaku langsung memepet dan menarik tas yang langsung pergi menancap gas.
Kedua sekuriti ini berhasil ditangkap dalam kurun waktu berbeda dan penangkapan kedua tersangka ini berkat kerja sama antara korban dengan pihak kepolisian. Korban Nurul memancing salah satu pelaku yang memegang ponsel BlackBerry-nya diajak pertemanan.
Kemudian korban yang mengumpan dengan salah seorang perempuan seksi mengajak Aldi untuk ketemuan di Alfamart Jakabaring, Kamis (06/02/2014). Setelah itu tersangka Aldi diajak gadis seksi tersebut ke Alfamart. Gadis seksi tersebut masuk toko dan korban menunggu di atas motor. Sementara anggota kepolisian yang standby siap menangkap pelaku.
Akhinya pelaku Aldi termakan jebakan. Sekitar pukul 22.00 berhasil diringkus meski pelaku sempat mengelak jika dirinya seorang kriminal. Akan tetapi korban mengenali pelaku dari jaket yang dikenakannya saat beraksi.
Dari nyayian Aldi ini diketahui jika rekannya berada di mess tempat tinggal mereka dan pada Jumat (07/2/2014) usai salat Jumat polisi menangkap Yopi. Sementara dari tangan tersangka petugas tidak menemui barang bukti ponsel Samsung karena hilang jatuh di jalan.
Menurut pengakuan tersangka Yopi, saat itu dirinya tidak menyangka jika akan menjambret. Karena tersangka Aldi mengajak dirinya untuk keluar jalan dengan menggunakan sepeda motornya.
"Aldi mengajak jalan dengan mengendarai motor saya ke Sayangan, lalu Aldi ngomong kita jambret saja. Kami pun keliling untuk mencari target dan saat di tempat kejadian kami menemukan target dan langsung menjambretnya," ungkap Yopi seraya mengatakan kalau gaji Satpam hanya Rp 1,2 juta dan itu tidak cukup untuk sehari-hari.
Tersangka Aldi, di hadapan petugas sempat berbohong dan mengelak jika dirinya seorang pelaku penjambretan. Akan tetapi tersangka tidak dapat mengelak setelah ditemukan dengan korbannya.
"Saya lakukan itu karena ada kesempatan dan ini baru pertama pak karena saya kurang uang. Saya dapat ponsel BlackBerry, dompet dan uang tunai Rp 400 ribu dibagi dua dan aku juga bobol ATM korban karena di ATM ada nomor PIN-nya," akunya kepada petugas, Sabtu (08/2/2014).
Kapolsek IB II Palembang, Kompol Tukino didampingi Kanit Reskrim Iptu Al Hadi mengatakan, tersangka bersama barang bukti telah kita amankan. Penangkapan berkat hasil pengembangan dan koordinasi dengan korban, sehingga berhasil menangkap kedua pelaku. Atas perbuatanya mereka ini akan dijerat dengan Pasal 365 KUHP.