Ronald: Saya Tidak Pernah Melakukan Pencabulan

Menurut Ronald, pelapor seringkali meminta agar diberikan fasilitas lebih kepada suaminya di dalam sel.

Ronald: Saya Tidak Pernah Melakukan Pencabulan
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Kalapas Kayuagung, Ronald 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Kalapas Kayuagung Ronald ketika dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (29/1/2014) membantah melakukan pencabulan terhadap seorang istri narapidana. Namun ia mengaku kenal dan mengetahui Eva Yuliza karena sering kali membesuk suaminya bernama Candra.

“Saya tidak pernah melakukan hal itu, dan hal itu tidak benar. Suaminya bernama Candra baru dua bulan dipindahkan ke LP Kayuagung karena kasus narkoba dan dihukum selama 6 tahun,” ujarnya.

Menurut Ronald, pelapor seringkali meminta agar diberikan fasilitas lebih kepada suaminya di dalam sel. Sementara pihak Lapas tidak bisa memberikan karena akan memunculkan kecemburuan social terhadap napi lainnya, disamping memang tidak diperkenankan.

“Sudah berulang kali ia meminta fasilitas lebih seperti kipas angin, televisi, minta disediakan bilik asmara, saya ditelepon terus dan saya jadi pusing,” tutur Ronald.

Mengenai laporan terhadap dirinya, Ronald mempersilahkan saja jika melapor ke polisi sebab siapa saja bisa dilaporkan, namun demikian tentu saja hal tersebut harus dibuktikan.

“Siapapun bisa dilaporkan, tetapi tentu itu harus dibuktikan,” tegasnya.

Sebelumnya Kepala Lembaga Permasyarakatan (Kalapas) Kelas III A Kayuagung, Ronald (43) dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres OKI oleh salah seorang istri narapidana (napi) yang menghuni lapas Kayuagung yang terletak di Jalan Sepucuk Kayuagung, Rabu (29/1/2014).

Ia diduga telah melakukan perbuatan cabul terhadap Eva Yuliza (26), warga Lorong Gotong Royong IV Kelurahan Sukamaju Kecamatan Sako Palembang dengan cara menciumi dan menggerayangi tubuh korban ketika berada di dalam mobil dinas terlapor.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Soegeng Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved