Komari Kosim Pilih Santuni Warga yang Sakit

Para warga yang sakit tersebut terlebih dahulu didata, maksud dan tujuan, berbagi rezeki secara langsung tanpa perantara atau timsesnya.

Tayang:
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Caleg Partai Hanura Komari Kosim lebih memilih menyantuni warga masyarakat yang tengah mengalami sakit dengan memberikan sembako dan sejumlah uang.

Para warga yang sakit tersebut terlebih dahulu didata, maksud dan tujuan, berbagi rezeki secara langsung tanpa perantara atau timsesnya.

Menurut Komari dirinya lebih memilih berbagi secara langsung dengan masyarakat yang sedang mengalami sakit mengingat meski tak menjadi caleg merupakan ajaran agama Islam yang dipeluknya, dengan berbagi sebagian harta yang diberikan maha kuasa kepada mereka yang berhak mendapatkannya.

"Dengan turun langsung ini, kita benar benar tahu bagaimana keadaan masyarakat, mendengarkan aspirasi mereka yang memang harus dibantu dan diperjuangkan," ujarnya, Senin (27/1/2014).

Masyarakat yang mendapatkan bantuan dari caleg yang satu ini, rata rata menderita sakit stroke akibat faktor usia dan selain itu memang di atas usia 50 tahun. Sedangkan bentuk bantuannya sendiri berupa sembako seperti minyak sayur, gula dan beras.

"Kalau seperti ini enak bisa ketemu langsung dengan orangnya, tidak hanya mengenal dari spanduk atau baliho saja, semoga dia kalau terpilih menjadi anggota dewan tetap seperti ini ingat masyarakat dan turun langsung ditengah tengah warga, jangan sewaktu mau calon saja setelah jadi lupa," ujar Mamad, seorang warga Lorong Satria belakang Polresta Plaju Palembang.

Warga juga berharap kepada para caleg agar dapat membangun jalan di pemukiman mereka yang memang rusak dan kerap banjir jika turun hujan lebat, Komari yang melakukan sosialisasi di sana juga tak segan segan menanggalkan sepatunya melintasi genangan air bersama warga masyarakat lainnya.

"Jika saya diberikan kesempatan duduk di kursi dewan, Insya Allah akan amanah dan memperjuangkan aspirasi masyarakat, tak hanya di wilayah Dapil saya namun seluruh masyarakat Sumsel," janji Komari di hadapan masyarakat.

Masyarakat yang mendapatkan bantuannya seperti warga Rt 18 lorong Manggis, Ibu Las (65) sakit stroke, Taj'ah (82) Plaju lorong Satria mengalami lumpuh, Hanuya (87) Lorong Rawamangun, Nurima (75) di RT 43 stroke ringan, Yakub (67) stroke awal dari jatuh hingga saat ini tak kunjung pulih.

Ketua Panwaslu Palembang Riduansyah, siapapun caleg yang bersosialisasi serta menggunakan berbagai trik silahkan saja asal memang mentaati aturan, dimana jika melakukan kampanye atau bersosialisasi tak boleh di tempat kepentingan publik seperti di sekolah terlebih menggunakan masjid untuk kampanye sangat dilarang.

"Apapun triknya jangan melanggar aturan, apalagi menggunakan Masjid untuk kampanye atau sosialisasi sangat tidak boleh," kata Riduansyah.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved