Sopir Penuh Tato di Tangan Tertangkap Bawa Badik

Untuk menekan angka kriminalitas di Palembang, khususnya di wilayah hukum Kalidoni Palembang, jajaran Kepolisian Polsekta Kalidoni

Editor: Tarso

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Untuk menekan angka kriminalitas di Palembang, khususnya di wilayah hukum Kalidoni Palembang, jajaran Kepolisian Polsekta Kalidoni kembali menggelar razia cipta kondisi.

Razia yang digelar di Jalan RE Martadinata tepat di depan PHDM XII, Jumat (24/1/2014) pukul 22.00 malam tersebut, Polisi berhasil mengamankan salah seorang sopir angkutan jurusan Sayangan-Ampera yang kedapatan menyimpan senjata tajam (sajam) jenis badik.

Akibat ulahnya tersebut, Herianto (34) yang tercatat sebagai warga Jalan Pasundan Lorong Family II Rt 41/7 Kelurahan Kalidoni Kecamatan Kalidoni terpaksa harus mendekam di sel tahanan Polsekta Kalidoni.

Informasinya, tersangka yang penuh tato di lengan kanan dan kirinya ini tertangkap aparat ketika menggelar razia rutin cipta kondisi. Ketika tersangka melintas, aparat menghentikan laju sepeda motornya dan saat digeledah petugas menemukan sajam jenis badik yang tersimpan di pinggannya.

"Saya bawa badik itu untuk jaga diri  karena saya seorang sopir angkut dan selama saya bawa belum pernah saya gunakan untuk melakukan kejahatan," aku bapak satu anak yang pernah mendekam di LP Merdeka selama tujuh bulan kasus penganiayaan tahun 1998 lalu.

Sementara itu, Kapolsek Kalidoni AKP Tri Sumarsi mengatakan jika saat ini pihaknya telah mengamankan tersangka dan barang bukti.

"Tersangka diamankan dalam agenda razia rutin dan saat dilakukan pemeriksaan dari tangan tersangka berhasil ditemukan barang bukti berupa sebuah pisau," paparnya.

Atas perbuatannya, tersangka diancam Undang-Undang UU Darurat No.12/1951 tentang kepemilikan sajam

Sumber:
Tags
tato
sopir
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved