Saya Diancam Dibunuh, Jadi Pasrah Saja
Saat melintasi Desa Tanjung Menang, tiba-tiba dari arah belakang datang dua unit sepeda motor yang ditumpangi empat orang pria tak dikenal.
Penulis: Tommy Sahara | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, LAHAT - Pelaku kejahatan semakin menjadi, di sejumlah wilayah di Kota Lahat. Maman (36) ditodong empat pelaku dengan menggunakan pistol saat melintas di Desa Tanjung Menang Kecamatan Mulak Ulu, Sabtu (25/1/2014) malam. Akibatnya ia terpaksa menyerahkan semua barang berharga, termasuk sepeda motor yang dibawanya. Peristiwa tersebut lalu dilaporkan ke sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Mapolres Lahat.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, Minggu (26/1/2014), peristiwa tersebut berawal saat Maman hendak pulang ke Kota Lahat. Warga Desa Tanjung Payang Kecamatan Kota Lahat ini baru saja pulang dari rumah temannya, dan mengendarai sepeda motor sendirian.
Saat melintasi Desa Tanjung Menang Kecamatan Mulak Ulu, tiba-tiba dari arah belakang datang dua unit sepeda motor yang ditumpangi empat orang pria tak dikenal. Mereka menghentikan sepeda motor yang ia kendarai, dan menodongkan senjata api ke arah kepalanya. Maman pun tak bisa berkutik lagi dan bisa pasrah, sebab pelaku mengancam akan membuntuhnya.
Korban lalu menyerahkan semua barang berharga termasuk dompet, yang berisi sejumlah uang. Pelaku juga merampas secara paksa sepeda motor BG 6332 EJ, dan meninggalkannya sendirian di tengah hutan. Tidak terima perbuatan pelaku, kasus tersebut lalu dilaporkan ke Mapolres Lahat.
"Saya diancam dibunuh, jadi cuma bisa pasrah," ujar Maman di Mapolres Lahat.