Breaking News

Ada Uang Abang Sayang, tak Ada Uang Abang Melayang

Para Caleg dari PPP memang orang-orang pilihan yang mampu menjadi perwakilan rakyat

Penulis: Wiliem Wira Kusuma | Editor: Sudarwan

SRIPOKU.COM, TEBINGTINGGI - Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumsel, H Ibnu Hajar Dewantara mengatakan, sekarang ini paham masyarakat dalam pemilihan legislatif masih berprinsip "Ada Uang Abang Sayang, tak Ada Uang Abang Melayang".

Hal inilah harus diubah oleh para Calon Legislatif (Caleg) dari PPP, sehingga image masyarakat terhadap calon perwakilan rakyat memang orang-orang yang memiliki kemampuan menjadi seorang pemimpin.

"Para Caleg dari PPP memang orang-orang pilihan yang mampu menjadi perwakilan rakyat yang benar-benar berjuang untuk kepentingan masyarakat. Karenanya, para Caleg harus mampu membangkitkan semangat masyarakat untuk memilih mereka yang benar-benar mampu menjadi pemimpin, perwakilan rakyat yang mengemban amanah rakyat, bukan karena ada uangnya," jelasnya di hadapan puluhan Caleg PPP di Empatlawang dan kabupaten/kota tetangga pada acara pembekalan dan hari lahir ke 41 PPP yang dilaksanakan di aula Hotel Zulian Transit Tebingtinggi, Senin (13/1/2014).

Selain Caleg dari Kabupaten Empatlawang, diantaranya, H Thamrin Pahlevi, Eni Lestari, Ernawati dan sejumlah Caleg lainnya dari Daerah Pemilihan (Dapil) se Kabupaten Empatlawang, juga hadir Ketua DPC Lubuklinggau, Amri Ahmadi, Ketua DPC Musirawas, Rudi Hartono, Caleg dari Kota Lubuklinggau, Syamsul Rizal.

Dalam kesempatan acara yang juga dikemas Konsulidasi dan Diskusi Para Caleg ini, Ibnu Hajar Dewantara mengatakan, para Caleg harus benar-benar mempersiapkan diri dalam mengikuti pesta demokrasi lima tahun sekali tersebut.

Selain bersosialisasi kepada masyarakat juga mempersiapkan hal-hal yang diperlukan pada pelaksanaan pemungutan suara yang dijadwalkan dilaksanakan tanggal 9 April mendatang. Salah satunya, mempersiapkan para saksi-saksi yang akan bertugas sejak dilaksanakan hingga usai pelaksanaan pemungutan suara.

"Saksi adalah petugas yang diutamakan, untuk mengawasi jalannya pelaksanaan sejak pemungutan hingga perhitungan suara," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved