Dengar Suara Gemuruh, Warga Tinggi Berhamburan Keluar Rumah
Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan satu rumah milik Sutrisno (54) warga Jayaloka
Penulis: Wiliem Wira Kusuma | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, TEBINGTINGGI - Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan satu rumah milik Sutrisno (54) warga Jayaloka Rt 07 Rw 02 Kelurahan Jayaloka Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Empatlawang roboh, Rabu dini hari sekitar pukul 02.00.
Meskipun tidak ada korban jiwa, namun akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian mencapai Rp 50 juta.
Ìnformasi yang dihimpun menyebutkan, malam itu hujan turun cukup deras disertai angin kencang sejak pukul 22.00.
Pada saat itu rumah korban hanya ada anak gadisnya bernama Yeni, sementara korban Sutrisno berada di kebun.
Sekitar pukul 02.00 warga mendengar suara gemuruh, tak urung membuat warga berhamburan keluar rumah.
Warga mendapati rumah korban yang memang berada di pinggir jalan dengan kondisi lahan miring itu sudah roboh.
Warga dengan cepat membantu, mengeluarkan anak korban dan bahkan secara gotong royong mengeluarkan harta benda yang masih bisa di selamatkan.
Ketua RW setempat, Yanto mengatakan robohnya rumah korban selain akibat angin kencang, diperkirakan akibat tiang yang patah, lapuk karena kondisi rumah tersebut sudah tua.
"Kita sudah mendapat laporan dan langsung mendatangi lokasi, Dinas sosial bahkan camat sudah mendatangi lokasi, Insyaallah nanti akan ada bantuan tanggap darurat dari pemerintah untuk sedikit meringankan beban korban. Ya, memang dilihat kondisi tiang sudah lapuk, karena sudah termakan umur," ungkapnya.