Hendri-Rizal Rebut Kursi Ketua Umum PSSI Sumsel
Hendri Zainudin dan Rizal Abdullah sudah mulai menebar visi dan misinya
Penulis: Darwin Sepriansyah | Editor: Eko Adiasaputro
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pemilihan Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Sumsel akan dilaksanakan 6-7 Desember 2013. Beberapa kandidat seperti Hendri Zainudin dan Rizal Abdullah sudah mulai menebar visi dan misinya untuk program pengembangan sepakbola di Sumsel.
Hendri Zainudin mengklaim sudah mendapat dukungan dari 15 Pengcab PSSI se-Sumsel dari 29 suara yang akan diperebutkan (16 Pengcab dan 13 klub). Demi meraup lebih banyak suara lagi, Direktur Teknis dan SDM SFC ini menjanjikan pembinaan atlet usia dini dari semua kelompok umur hingga ke jenjang senior.
“Pembinaan harus diikuti dengan kompetisi reguler dari semua jenjang kelompok umur. Minimal dua tahun atau maksimal empat tahun, sepakbola Sumsel harus bisa meraih emas pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON)," katanya kepada wartawan, Rabu (4/11/2013).
Dia ingin agar sepakbola Sumsel bisa bangkit kembali dari keterpurukannya saat ini. Sebab, usai PON di Palembang 2004 lalu, sepakbola Sumsel tidak pernah lolos dalam kualifikasi PON. “Inilah yang menjadi perhatian utama kita,” tegasnya.
Di pihak lain, Rizal Abdullah memiliki visi ingin membangkitkan sepakbola Sumsel agar bisa berbicara dalam skala nasional. Dia pun berjanji, jika terpilih, program pembinaan akan jadi fokus utama. Dia akan merangsang semua pengcab PSSI se-Sumsel agar melakukan pembinaan secara berkesinambungan. Tentu saja hal itu harus didukung dengan adanya kompetisi reguler, jangan setengah-setengah.
“Paling tidak setiap daerah itu harus memiliki satu klub. Kita tinggal menggerakan saja orang-orang yang gila bola untuk membantu visi misi kita ini,” ujarnya ketika ditemui di ruang kerjanya di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Pengrov Sumsel.
Menurut Rizal, kurangnya lapangan sepakbola yang ada di Sumsel termasuk di Kota Palembang, jelas menjadi satu masalah tersendiri untuk pembinaan atlet. Dia menghitung hanya ada beberapa lapangan saja yang ada di Palembang dan itupun masih sangat minim dimanfaatkan untuk pengembangan sepakbola. Makanya dia tidak ragu untuk merangkul semua pihak baik itu BUMD maupun Instansi terkait seperti Dinas Pendidikan maupun Dinas Pemuda dan Olahraga, untuk bersama-sama memajukan sepakbola di Sumsel.
“Kita coba rangkul semua pihak, seperti untuk pembinaan di usia SD bisa dicoba dengan meminta bantuan dari Diknas,” kata mantan Ketum PSSI Muba ini.
Disinggung mengenai dukungan dari pengcab ataupun klub dalam bursa pemilihan nanti? Rizal tampak tidak ingin secara terbuka menyebutnya. Dia hanya meminta dukungan pada semua pihak yang memang peduli, agar bersama-sama berkerja sama untuk kemajuan sepakbola Sumsel. “Mudah-mudahan saja, saya mohon dukungannya,” katanya.
PSSI Sumsel akanr menggelar Musyawarah Daerah Luarbiasa (Musdalub) untuk menyaring calon-calon pemimpin baru untuk periode berikutnya (2014-2018). Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Sumsel, M Baryadi berharap agar pengurus baru yang terpilih dalam Musdalub nanti mampu memajukan kemajuan sepakbola di Sumsel.
“Keduanya boleh mendaftarkan diri asalkan memiliki visi dan misi untuk memajukan sepakbola di Sumsel dan tidak menjadikan sepakbola sebagai ranah politik seperti,” tegasnya.
Baryadi sendiri menyatakan masih tertarik untuk meneruskan kerjanya sebagai ketua PSSI Sumsel itu, jika memang tidak ada sosok baru yang mencalonkan diri. Namun, dalam perkembangannya sudah ada beberapa kandidat yang mencalonkan diri, mulai dari Hendri Zainudin, Rizal Abdullah, bahkan Muchendi Mahzareki pun disebut-sebut siap berpartisipasi.