Pura-pura Bertanya, Penodong Gasak Motor Pelajar
Tiba-tiba dua pelaku yang juga mengendarai sepeda motor menghadang Qomaru dan langsung bertanya kepada Qomaru dan mengaku kenal.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kawanan penodongan semakin merajalela dalam melancarkan aksinya. Bahkan beragam modus pun dilakukan guna memperdayakan korbannnya. Seperti yang dialami Qomaru (15), pelajar SMA yang menjadi korban penodongan. Qomaru ditodong
kawanan pelaku yang berpura-pura bertanya dan kenal dengan dirinya.
Berdasarkan laporan Qomaru kepada petugas SPKT Polresta Palembang Jumat (22/11/2013), Qomaru ditodong dua pelaku di kawasan Jalan Dwikora Palembang, Kamis (21/11/2013) pukul 18.00. Akibatnya, Qomaru pun merelakan sepeda motor Honda Beat warna merah nopol BG 4745 LO digasak kawanan pelaku.
Bermula Qomaru yang pulang sekolah, melintasi kawasan jalan perkuburan Puncak Sekuning. Tiba-tiba dua pelaku yang juga mengendarai sepeda motor menghadang Qomaru. Belum sempat bertanya, dua pelaku langsung bertanya kepada Qomaru dan mengaku kenal.
Dua pelaku menuduh Qomaru telah melakukan pemukulan terhadap adik kedua pelaku yang dikenalnya. Merasa tak bersalah, Qomaru pun diajak ke kawasan Jalan Dwikora dan kemudian sepeda motornya langsung dirampas.
"Waktu itu pelakunya bertanya terus. Katanya aku memukuli adik mereka (pelaku) dan aku dipukuli sebanyak lima kali. Aku tidak bisa melawan karena dicanman pakai pisau. Kalau ketemu aku masih tahu sama pelakunya," ujar Qomaru kepada petugas dalam laporannya.
Kasat Reskrim Kompol Djoko Julianto mengatakan, keterangan dari pelapor sebagai korban sudah dimintai petugas dan laporannya akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Sesuai keterangannnya, pelapor menjadi korban curas (pencurian dengan kekerasan) sesuai pasal 365 KUHP. Pastinya keterangan dari korban sudah diterima dan petugas penyidik akan segera melakukan penyelidikan di TKP," ujarnya.