Pemilu Legislatif 2014
KPU Sumsel: Baru Tujuh Kabupaten/Kota Laporkan Zona Kampanye
KPU Sumsel menyatakan hingga kini baru tujuh KPU kabupaten dan kota yang sudah melaporkan tentang zona pemasangan alat peraga kampanye.
SRIPOKU.COM - KPU Sumatera Selatan menyatakan hingga kini baru tujuh KPU kabupaten dan kota yang sudah melaporkan tentang zona pemasangan alat peraga kampanye Pemilu Legislatif 2014 ke KPU provinsi.
"Kami baru menerima laporan dari tujuh KPU kabupaten dan kota yang telah melaporkan tentang zona pemasangan alat peraga kampanye Pemilu Legislatif 2014," kata anggota KPU Sumatera Selatan Divisi Sosialisasi, Ong Berlian di Palembang, Rabu (30/10/2013).
Menurut dia, tujuh KPU kabupaten dan Kota yang telah menyampaikan zona pemasangan alat peraga kampanye pemilu legislatif 2014 itu adalah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Banyuasin, Prabumulih, Pagaralam, Lubuklinggau dan KPU Kabupaten Lahat.
Jadi, kata dia, masih ada delapan daerah lagi yang belum menyampaikan zona pemasangan alat peraga kampanye pemilu legislatif 2014 itu ke KPU Sumsel, katanya.
Ia mengatakan mereka sudah membuat surat ke KPU kabupaten dan kota yang belum menyampaikan zona kampanye tersebut supaya secepatnya untuk menetapkan zonanya.
"Kami akan tunggu sampai Senin depan (4/11/2013) untuk KPU kabupaten dan kota yang belum menyampaikan zona kampanye tersebut," ujarnya.
Ia meminta KPU kabupaten dan kota yang belum menetapkan zona kampanye tersebut agar segera menetapkannya sehingga calon legislatif dan partai politik bisa melakukan sosialisasi.
Kalau zona kampanye itu sudah disampaikan ke KPU Sumsel, maka mereka akan mensosialisasikannya ke partai politik di tingkat provinsi, Badan Pengawas Pemilu dan Pemerintah Provinsi setempat, katanya.
Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan Kota Palembang, Azhari Mawardi mengatakan, kalau mereka masih menunggu KPU kota setempat menetapkan zona kampanye untuk memasang alat peraga seperti baliho sosialisasi.
"Kami masih menunggu KPU untuk memasang alat peraga kampanye," katanya. (ant)