Gadis Kembar Ini Diculik Lalu Dicabuli
Untungnya, menurut korban pelaku baru sempat mencabulinya dengan mencium dan meremas (maaf, red) buah dadanya serta meraba raba alat vital
Penulis: Leni Juwita | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, BATURAJA - Tania (nama disamarkan) gadis yang terlahir kembar ini diduga diculik oleh pria berinisial Mar (19). Untunglah pelajar kelas III SMP ini berhasil meloloskan diri, Selasa (8/10/2013).
Menurut keterangan korban yang ditemui di Mapolsek Baturaja Barat, dia diculik sekitar pukul 15.00 saat akan membeli kertas karton di warung dekat rumahnya di Airgading Kecamatan Baturaja Barat, Senin (7/10/2013).
Dia dihampiri oleh Mar dan dipaksa naik sepeda motor Yamaha V-ixion BG 3972 XF. Korban sempat menolak namun terus dibujuk oleh pelaku yang pura-pura mau mengambil sesuatu di tempat temannya.
Setelah tangan korban ditarik-tarik oleh pelaku akhirnya korban naik sepeda motor ke arah Peninjauan dan mampir di dalam kebun kebun yang korban sendiri mengaku tidak tahu persis posisinya.
Korban yang tidak menyangka akan dibawa ke dalam hutan akhirnya bertanya kepada pelaku dan dijawab pelaku bahwa dia minta maaf dia sebenarnya mau menjaga kebun.
Namun di kebun tersebut tidak lama kemudian korban diajak menginap di rumah bibi pelaku di Unit VI Kecamatan Madang Suku III Kabupaten OKU Timur.
Di sinilah korban dibujuk dan dirayu oleh pelaku agar mau melayani nafsu birahinya.
Pelaku yang hanya sempat tamat pendidikan hingga Sekolah Dasar ini terus membujuk korban.
“Kalu kau galak melayani aku gek HP kau duganti dengan yang lebih bagus, lalu keperluan kau kupenuhi,” kata korban menirukan bujukan pelaku.
Karena korban terus menolak pelaku mulai kehilangan kesabaran. Awalnya pelaku mengancam akan memanggil teman-temannya kalau korban menolak.
Selanjutnya korban mulai mendapat perlakuan kasar. Pipi kirinya ditampar dan mulut korban dicengkram dengan kasar saat korban tidak mau menuruti perintah pelaku.
Korban dipaksa melepaskan celana dalam dan baju. Untungnya, menurut korban pelaku baru sempat mencabulinya dengan mencium dan meremas (maaf, red) buah dadanya serta meraba raba alat vital korban.
Murid SMP yang baru berusia 16 tahun ini mengaku semalaman demam panas karena ketakutan. Pagi harinya di saat pelaku sedang memasak mie di dapur korban
berusaha kabur.
Setelah berhasil berjalan menjauh dari rumah tempat dia disekap, korban mengirim SMS ke orangtuanya.
Saudara kembarnya mengatakan dia diculik tapi korban tidak bisa menyebutkan posisinya.