Islamic Solidarity Games III 2013
Taekwondo Gagal Tambah Emas
Indonesia di cabang olahraga (cabor) Taekwondo di hari kedua Islamic Solidarity Games (ISG) gagal menambah medali emas
Penulis: Deryardli | Editor: Hendra Kusuma
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Indonesia di cabang olahraga (cabor) Taekwondo di hari kedua Islamic Solidarity Games (ISG) gagal menambah medali emas, setelah tiga atlet putra yang terjun di kelas -68 kilogram, -87 kilogram dan -63 kilogram, serta satu atlet putri di kelas -73 kilogram hanya meraih satu perak dan dua perunggu.
Kesempatan meraih emas datang dari Jehabut Selviana yang mengalahkan Sharboni Biswas dari Banglades di Semifinal dengan 17-3. Namun di final dia harus mengakui keunggulan Fatemeh dan puas dengan medali perak karena dikalahkan 15-2. Dua perunggu Indonesia disumbangkan Alfred Blegur Junaidi di kelas Putra -68 kilogram setelah kalah dari Bagheri Motamed Mohammad dari Iran di Semifinal dengan skor 4-0.
Sebelumnya Alfred mengalahkan Aliyev Fariz dari Azerbaijan 10-7 di babak penyisihan, kemudian menekuk Sofiane Merzouk dari Algeria dengan skor 19-4. Pada kelas ini, emas diraih Bagheri Motamed Mohammad. Perunggu diraih Nugroho Basuki usai kalah dari atlet Libya Abdalale Jamal. Usaha menambah medali datang dari Wandra Mery, yang kemudian tertahan di perempat final. Ia mengakui keunggulan atlet Taekwondo Mesir, Mohamed Asal yang menaklukkannya 20-8.
Iran bertengger di klasemen sementara peraih medali dengan 8 emas, 2 perak dan 3 perunggu. 3 emas tambahan Iran didapat dari Bagheri Motamed Mohammad kelas Putra -68 kilogram, Rewan kelas Putri -67 kilogram dan Rouhani Fatemeh kelas Putri-73 kilogram.
Pelatih Taekwondo Indonesia, Rahmi Kurnia , mengakui kehebatan atlet-atlet Taekwondo dari negeri Iran yang menguasai beberapa kelas."Kita berkesempatan meraih medali lagi di kelas Putri 62 kilogram dan +72 kilogram serta Putra -80 kilogram besok (hari ini-red). Kita harus mewaspadai atlet dari Mesir, Turki dan Maroko. Khususnya Iran yang punya atlet kelas dunia," ujarnya.
Rahmi menepis kegagalan atlet Indonesia di Taekwondo. Sebab, pihaknya hanya menargetkan 3 emas. Justru apa dilakukan atlet Taekwondo melampaui target pra SEA Games di Myanmar tanggal 11-22 Desember."Mereka berjuang maksimal. Lawan-lawannya pun kelas dunia, tapi ke depan akan kita perbaiki lagi mengingat SEA Games sudah di depan mata. Atlet-atlet yang berlaga sekarang ini dan nanti bisa berubah, kita lihat kualitas perkembangannya nanti," tukasnya.