Islamic Solidarity Games III 2013
Bidikan Jitu Ika cs
Panahan Rebut 2 Emas, 3 Perak, 3 Perunggu TIM panahan Indonesia total menyumbang dua medali emas, tiga perak, dan tiga perunggu
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Panahan Rebut 2 Emas, 3 Perak, 3 Perunggu TIM panahan Indonesia total menyumbang dua medali emas, tiga perak, dan tiga perunggu, di perhelatan Islamic Solidarity Games (ISG) III, di venue panahan Jakabaring Sport Centre (JSC) Palembang, Senin (30/9/2013).
"Alhamdulillah, bangga rasanya, semua anak didik saya memperoleh banyak mendali. Insyaallah di Sea Games Myanmar, Desember nanti, hasilnya juga seperti ini, Amiin," ujar Asisten Pelatih Tim Panahan Indonesia, Endah Sulistyo.
Medali emas kedua Indonesia, disumbangkan pasangan campuran Recurve Indonesia, Ika Yuliana Rochmawati dan Riau Ega Salsabila, setelah mengalahkan pasangan Mesir, Amira Mansour dan Ahmed Mahmdud di babak final dengan skor 146-142. Sedangkan di nomor lain, pasangan campuran Compound Indonesia, Dellie Three Syadinda dan I Gusti Nyoman Puruhito memperoleh medali perunggu, setelah ditaklukan pasangan Malaysia, Nor Rizah Ishak dan Mohamad Firdaus Isa di babak semifinal dengan skor 148- 152.
Dengan hasil ini, atlet andalan Indonesia, Ika Yuliana Rochmawati secara total telah menyumbangkan dua medali emas dan satu medali perak. Emas pertamanya diperoleh dari nomor Recurve Women Individual . Sedangkan, mendali perak didapatnya dari nomor Team Women's Recurve, bersama dua atlet Indonesia lainnya, Titi Kusumawardhani dan Diananda Choirunnisa.
"Yang penting sudah berusaha yang terbaik, memang pas di pertengahan tadi agak deg-degan juga, sampai bolak-balik kamar kecil. Jujur untuk nomor campuran saya belum berpengalaman. Ini pertandingan kedua saya, setelah di Polandia bulan Agustus lalu. Apalagi saat itu, langsung kalah lawan Ukraina. Untungnya saat ini, kekompakan kami sudah mulai padu," ujar Ika.
Meski atlet panahan Indonesia hanya menempati posisi empat dalam perolehan mendali, tim pelatih merasa puas dengan performa anak didiknya, yang sejak awal tidak diberi target medali di perhelatan ISG ini.
"Pada awalnya ini sebagai Try-out saja, karena anak-anak tidak ada jadwal uji tanding di pelatnas, selain Training Center di Cina Taipei, akhir Oktober mendatang. Hasil ini sangat bagus, bisa dilihat dari skor mereka yang jauh meningkat dibandingkan turnamen di Polandia, Agustus kemarin," jelas Endah mengomentari penampilan atlet panahan Indonesia.