Islamic Solidarity Games III 2013

ISG Tetap Berlangsung Perpres Sangat Mendesak

saya ungkapkan, ISG tetap berlangsung, semuanya butuh proses dan hingga saat ini proses tersebut sedang berjalan," kata Akhmad Najib

Editor: Hendra Kusuma

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Isu beredar bahwa penyelenggaraan Islamic Solidarity Game (ISG) 22 September-1 Oktober nanti, yang menyatakan ISG terancam batal, dibantah Ketua Deputi IV Akhmad Najib.

Menurut dia, 44 negara peserta ISG yang sudah memastikan diri datang dan mengikuti ISG di Palembang. Merupakan satu kehormatan dimana Sumsel sebagai tuan rumah membawa nama Indonesia di tingkat Internasional.

"Sebanyak 44 negara sudah memastikan diri, mereka sudah mempunyai persiapan, termasuk latihan, menyiapkan para atlet, offisial dan lain sebagainya, saya ungkapkan, ISG tetap berlangsung, semuanya butuh proses dan hingga saat ini proses tersebut sedang berjalan," kata Akhmad Najib, Kamis (12/9/2013).

Ia menyatakan, mengenai Peraturan Presiden (Perpres) yang hingga saat ini belum juga diturunkan mengingat waktu yang sangat mendesak, apalagi pada 15 September nanti, cabor Basket sudah dimulai, bukan masalah, karena semuanya butuh proses serta tidak ada kendala."Proses tersebut menyangkut adanya poin-poin yang harus terpenuhi," jelasnya.

Menanggapi soal pernyataan koreografer Deni Malik yang akan mundur dari persiapan Opening-Closing, Ahmad Najb menilai membawa nama negara dan bangsa tidak ada istilah mundur.

Sementara itu, menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) belum juga turun, untuk pengadaan barang dan jasa ISG 22 September-1 Oktober. Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejati Sumsel, Teguh mengatakan, terkait dengan perhelatan ISG ini tidak bisa dilaksanakan sebelum ada Perpres."Walaupun ISG ini even internasional, tetapi terhadap pendanaan harus bersifat nasional tidak bisa berdiri sendiri harus ada peraturan Presiden yang menjembatani," ungkapnya.

Kurang dari H-10 penyelenggaraan ISG, menurut Teguh sifatnya sangat mendesak, harus ada payung hukum yang menaungi tidak bisa berdiri sendiri. Sementara dana talangan yang digunakan persiapan ISG menurutnya tidak masalah."Iya silahkan, untuk menggunakan yang sifatnya pribadi, tidak jadi masalah yang terpenting selagi mereka tidak meminta untuk diganti," ujarnya.

Penulis:Beri Supriadi

Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved